close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua masih butuh tenaga perawat
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 16:43
  • 1229x views

Papua masih butuh tenaga perawat

Pendapat itu muncul terkait dengan kejadian wabah penyakit yang menimpa beberapa kabupaten.
Ketua DPR Papua Yunus Wonda - Jubi/Dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi – Provinsi  Papua dinilai masih membutuhkan banyak tenaga perawat  untuk melayani kesehatan di daerah setempat.  Pendapat itu muncul terkait dengan kejadian wabah penyakit yang menimpa beberapa kabupaten.

"Tenaga medis di Papua masih minim, apalagi dengan kondisi geografis yang sulit," kata Ketua DPR Papua Yunus Wonda, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (24/1/2018).  

Yunus meminta  agar  pemerintah pusat segera mencabut moratorium pegawai, terutama tenaga kesehatan yang masih dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak. “Agar kasus seperti di Asmat dan beberapa kabupaten tidak terjadi lagi," ujar Wonda  menambahkan.

Ia menekankan agar pemerintah mengutamakan tenaga medis di wilayah  pedalaman. Wonda menyebutkan Bupati harus memperhatikan  para tenaga medis  di pedalaman yang selama ini tidak betah ditugaskan.

"Ini jelas menjadi persoalan dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Keberadaan tenaga medis penting saat Pemerintah Provinsi Papua telah memberikan kewenangan penuh kepada kabupaten dan kota disertai dengan pemberian dana otsus 80 persen.

Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, bidang pendidikan dan kesehatan, Natan Pahabol, mempertanyakan keberadaan dana Otsus untuk kesehatan sebesar 15 persen yang diberikan Pemprov Papua kepada pemerintah kabupaten dan kota.

"Kalau kondisi ini masih terjadi di daerah atau kabupaten, kami mempertanyakan dana itu dikemanakan?,” kata Natan. (*)

loading...

Sebelumnya

Mensos sebut penanganan Asmat dilakukan terpadu dan menyeluruh

Selanjutnya

PMI diminta banyak merangkul relawan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4169x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe