Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Belum ditemukan materai palsu di Papua
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 18:17
  • 869x views

Belum ditemukan materai palsu di Papua

"Masyarakat juga diharapkan untuk cermat dalam menanggapi tawaran penjualan benda meterai atau meterai tempel yang diduga palsu atau tidak sah, baik yang ditawarkan melalui SMS, media online, maupun sarana penawaran lainnya. Belilah materai di kantor Pos,” kata Kepala Kantor Pajak Pratama Jayapura, Bayu Setiawan.
Layanan pos di Kantor Pos Jayapura - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kepala Kantor Pajak Pratama Jayapura, Bayu Setiawan, mengakui hingga saat ini belum menemukan adanya penggunaan materai palsu yang digunakan masyarakat di Jayapura secara khususnya dan di Papua secara umumnya.

“Kemarin kita sudah sama-sama dengan Kantor Pos dan beberapa tempat yang penggunaannya berikut ini seperti perbankan dan lembaga pembiayaan, apakah penggunaan yaitu materai. Kebetulan hasil uji petik ternyata tidak ditemukan dan semuanya asli penggunaan materai untuk kota Jayapura untuk saat ini masih aman,” ujar Bayu Setiawan, kepada wartawan, Rabu (24/1/2018). 

Bayu mengingatkan para peniru atau pemalsu, pengedar, penjual, dan pengguna benda meterai atau meterai tempel tidak sah dapat dipidana sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Masyarakat juga diharapkan untuk cermat dalam menanggapi tawaran penjualan benda meterai atau meterai tempel yang diduga palsu atau tidak sah, baik yang ditawarkan melalui SMS, media online, maupun sarana penawaran lainnya. Belilah materai di kantor Pos,” tambahnya. 

Sementara itu, PT Pos Indonesia Regional Papua dan Papua Barat selaku pengelola dan penjual materai, melalui Manager Jaringan Layanan, Rounald, menegaskan pihaknya tidak pernah menjual benda meterai atau meterai tempel dibawah harga nominal yaitu Rp 3.000 untuk kopur 3000 dan Rp 6.000 untuk kopur 6000.

Dengan demikian apabila terdapat penawaran benda meterai atau meterai tempel dengan harga yang lebih rendah dari nilai nominal tersebut maka patut diduga benda tersebut adalah palsu atau tidak sah.

“Hingga saat ini belum ditemukan adanya materai palsu yang ditemukan di wilayah kerjanya,” tegasnya.

Selama ini pengelolaan serta penjualan benda meterai atau meterai tempel yang dilaksanakan juga telah dikerjakan dengan sistem dan prosedur yang ketat dan akurat sehingga sangat kecil kemungkinan adanya penyelewengan.

“Untuk stok sendiri kami cukup untuk semua jaringan pos yang ada di Papua dan Papua Barat. Bahkan jika ada yang terindikasi palsu kita bisa bersaksi menunjukkan materai yang asli sebab ada konsekuensi hukum jika ada pemalsuan materai,” lanjutnya. (*)

loading...

Sebelumnya

PLN Papua investasi dana Rp4 triliun tahun ini

Selanjutnya

Sriwjaya dan Garuda berlomba garap rute intra Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe