close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Korupsi menara salib Wio Silimo, Bupati John Wempi menunjuk langsung kontraktor
  • Kamis, 25 Januari 2018 — 17:13
  • 3925x views

Korupsi menara salib Wio Silimo, Bupati John Wempi menunjuk langsung kontraktor

Itu sebagai bukti baru keterlibatan  kepala daerah dalam kasus korupsi yang merugikan negara sebesar lebih dari Rp 11 miliar.
Pembangunan Wio Silimo yang akan tetap dianggarkan 2018 - Jubi/Dok .
Roy Ratumakin
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Hasil sidang Korupsi menara salib Wio Silimo, dengan terdakwa Sodjito, menyebutkan Bupati Jayawijaya, John Wempi telah menunjuk langsung kontraktor yang mengerjakan proyek.  Itu sebagai bukti baru keterlibatan  kepala daerah dalam kasus korupsi yang merugikan negara sebesar lebih dari Rp 11 miliar.

“Klien saya dalam kesaksiannya di persidangan mengakui Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi Wetipo telah melakukan penunjukan langsung kepada Openg Subhan selaku kontraktor yang melakukan pengerjaan menara,” kata penasehat  hukum, Sodjito, Nurwahida, kepada wartawan, Kamis (25/01/2018).

Ia menyebutkan, kesaksian kliennya menujukan proses pelelangan pembanguan menara salib Wio Silomo tidak melalui prosedur, karena Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi Wetipo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Markus Adolf Hattu tidak melaksanakan tugas pokok dan kewenangannya selaku pejabat.

“Ini melanggar hukum yang bertentangan dengan ketentuan pasal 17 ayat (2) Peraturan Presiden RI no. 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa,” kata Nurwahida, menjelaskan.

Ia meminta hakim menghadirkan Kepala Dinas PU sebagai saksi sehingga pubik bisa tahu bersama proses lelangnya seperti apa. Apakah melalui prosedur ataukan lelang tersebut dilakukan atas penunjukan langsung oleh bupati.  “Ini yang harus kita buktikan, sehingga jangan sampai bawahan dikorbankan untuk kepentingan atasan,” kata Nurwahida, menegaskan.

Jubi belum bisa menghubungi Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi Wetipo maupun Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Markus Adolf Hattu,  untuk dikonfirmasi. Namun sebelumnya Bupati John Wempi mengakui  telah menganggarkan dana belanja Rp 27 miliar pada tahun anggaran 2018  untuk melanjutan pembangunan menara salib Wio Silimo.

“Pembangunan Wio Silimo, kami anggarkan Rp 27 sampai Rp 28 miliar untuk penyelesaiannya,” kata Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo belum lama ini.

Ia mengaku penganggaran pembangunan tugu Wio Silimo sengaja dilakukan di tengah banyaknya pemangkasan pekerjaan lain. “Pemangkasan Karena dana Pemda tidak memungkinkan mengcover semua,” kata Wempi menjelaskan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Korupsi menara salib Wio Silimo diduga melibatkan pejabat daerah

Selanjutnya

Aktivis pro demokrasi Papua dukung Perdasus Pilgub

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4169x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe