Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Beredar uang palsu, masyarakat diimbau tidak resah 
  • Kamis, 25 Januari 2018 — 21:00
  • 1183x views

Beredar uang palsu, masyarakat diimbau tidak resah 

“Untuk sementara ini uang pecahan yang diragukan keasliannya akan terlebih dahulu diperiksa di BI. Tetapi secara kasat mata bisa dikatakan palsu,” ujar Kepala Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Fauzan.
Kapolres Kota Jayapura bersama Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia saat press conference, Kamis (25/1/2018) - Jubi
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Terkait ditemukannya sejumlah uang yang diragukan keasliannya, Bank Indonesia Perwakilan Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Kami harap masyarakat dapat mengenali ciri-ciri uang rupiah yang asli. Harapan kami masyarakat semakin cerdas bertransaksi,” ujar Kepala Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Fauzan.

Ia juga minta masyarakat ketika bertransaksi untuk melakukan 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) setelah menerima pecahan uang kartal. 

“Untuk sementara ini uang pecahan yang diragukan keasliannya akan terlebih dahulu diperiksa di BI. Tetapi secara kasat mata bisa dikatakan palsu,” lanjutnya. 

Iapun mengakui siap untuk bekerjasama dengan kepolisian sebagai saksi ahli untuk kasus yang ada.

Ditanya mengenai jumlah uang yang beredar di Papua, Fauzan mengakui hanya sedikit jika dibandingkan dengan seluruh uang yang beredar. Tahun 2016 pihaknya menemukan sekitar 103 lembar uang palsu dan tahun 2017 sebanyak 136 lembar.

“Kebanyakan uang palsu ini dengan nominal Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Pada intinya masyarakat tidak perlu cemas karena peredaran uang ilegal di Papua masih sangat kecil,” ujarnya.

Kapolres Kota Jayapura, Gustaf R Urbinas, mengatakan kejadian pertama di tahun 2018 ini akan terus didalami dan dikembangkan.

“Saat ini kami sedang memeriksa beberapa saksi seperti korban dan 2 saksi lainnya,” tegasnya. 

Iapun mengakui belum ada lagi temuan lain. Bulan Januari ini baru satu kejadian dengan ditemukan tiga lembar uang pecahan Rp 50 ribu yang diragukan keasliannya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Sriwjaya dan Garuda berlomba garap rute intra Papua

Selanjutnya

Jurnalis lokakaryakan percepatan kebijakan satu peta Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe