Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Tiongkok dorong pembangunan pertanian Samoa
  • Jumat, 26 Januari 2018 — 10:57
  • 653x views

Tiongkok dorong pembangunan pertanian Samoa

“Pemerintah Tiongkok telah mendatangkan 25 ahli pertanian ke Samoa untuk pelaksanaan proyek ini,” kata Jim.
Kepala Proyek Kerjasama Teknik Pertanian Tiongkok-Samoa, Jim Liu, di salah satu kebun budidaya buah Semangka - Samoa Observer/ Ivamere Nataro
Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Apia, Jubi - Nilai impor tahunan dari makanan olahan, produk-produk hewan, dan sayur-sayuran mencakup seperempat dari total impor Samoa selama beberapa tahun terakhir.

Kepala proyek Kerjasama Teknik Pertanian Tiongkok-Samoa, Jim Liu, mengatakan bahwa pelaksanaan Fase empat proyek mereka bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Samoa pada sayuran impor.

“Pemerintah Tiongkok telah mendatangkan 25 ahli pertanian ke Samoa untuk pelaksanaan proyek ini,” kata Jim.

“Proyek ini telah membangun satu lahan pertanian demfarm untuk demonstrasi teknik pertanian Tiongkok dan sembilan stasiun pertanian, menghasilkan peningkatan kualitas bibit, teknologi fasilitas dan budidaya, dan melatih personil pertanian dalam jumlah besar .”

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan kualitas sayuran secara substansial, menghasilkan sebagian pengganti sayuran impor, menstabilkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani lokal di Samoa dengan memperkenalkan varietas sayuran yang dapat dipasarkan, teknologi pertanian, mesin pertanian dan fasilitas yang dapat diadopsi dengan mudah.

Bagian lain dari proyek ini adalah pengenalan varietas sayuran yang sesuai dengan lingkungan setempat dan diminta oleh pasaran, termasuk selada Italia, kubis, kubis Tiongkok, pakchoi, tomat, semangka, jahe, bawang merah, mentimun, labu, terong, wortel, capsicum, jagung manis, okra dan masih banyak lagi.

Proyek ini akan menyediakan satu perangkat barang dan mesin pertanian, termasuk 110 set mesin pertanian untuk perbaikan kualitas tanah, produksi sayuran, dan pengolahan hasil pertanian.

Selain itu, proyek ini juga akan memberikan pelatihan kepada 6000 orang/sesi untuk staf teknis lokal dan petani setempat.

Mereka juga akan mengukur prestasi intelektual, termasuk materi pelatihan tentang produksi sayuran, manual operasi mesin pertanian,  dan lain-lain.

Proyek fase empat telah diluncurkan pada bulan Juni 2017 dan akan berlangsung selama tiga tahun kedepan hingga Mei 2020.(Samoa Observer)

loading...

Sebelumnya

Perdana Menteri dan anggota parlemen Tonga terpilih dilantik

Selanjutnya

Port Moresby akan berlakukan larangan pinang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe