TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Polisi selidiki pelecehan seksual di National Hospital
  • Minggu, 28 Januari 2018 — 19:02
  • 963x views

Polisi selidiki pelecehan seksual di National Hospital

Dalam tayangan video yang menjadi viral di media sosial itu, Jun sebagai tertuduh tampak mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada korban beserta seluruh pihak keluarganya.
Ilustrasi. Pixabay.com/Jubi
ANTARA
[email protected]
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Surabaya, Jubi - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual seorang pasien National Hospital Surabaya, setelah menerima laporan dari pihak kelurganya.

"Sebenarnya sebelum pihak korban melapor, kami telah menurunkan tim penyelidik ke National Hospital di Jalan Boulevard Famili Selatan, Wiyung, Surabaya," ujar Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan , Kamis (25/01/2018).

Pihaknya mendatangi National Hospital , setelah melihat video yang menayangkan korban pasien berinisial W, sambil menangis menuduh perawat berinisial Jun, menggerayanginya saat sedang dibius usai menjalani operasi.

Dalam tayangan video yang menjadi viral di media sosial itu, Jun sebagai tertuduh tampak mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada korban beserta seluruh pihak keluarganya.

"Setelah kami turunkan tim penyelidik, ternyata tayangan video yang viral itu memang benar terjadi di National Hospital Surabaya," ucap Rudi.

Suami korban, Yudi Wibowo Sukinto, secara resmi melaporkan perkara ini ke Polrestabes Surabaya.Yudi, yang juga seorang pengacara mengatakan, isterinya diduga digerayangi usai menjalan operasi kandungan pada Rabu pagi, (24/01/2018).

Atas kejadian tersebut, istrinya mengalami gangguan psikis. "Istri saya stres berat, sampai sekarang kalau diajak bicara masih belum bisa konsentrasi," katanya. (*)




 


 

loading...

#

Sebelumnya

Walhi minta pemanfaatan sumber air hotel dievaluasi

Selanjutnya

Legislator harap jangan ada politik dinasti di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat