close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pemkab Yahukimo usul relokasi ADD 10 persen untuk pembangunan
  • Senin, 29 Januari 2018 — 06:07
  • 1452x views

Pemkab Yahukimo usul relokasi ADD 10 persen untuk pembangunan

"Usul saya, kalau bisa disiapkan dari sumber dana itu sendiri, yakni APBN. Karena kalau tidak begitu, berdampak pada pembangunan di daerah, terpaksa program pembangunan yang lain kita geser,"
Bupati Abock Busup saat menyerahkan langsung dana desa tahap pertama pada 2016. - Jubi/Yuliana
Yuliana Lantipo
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Untuk percepatan pembangunan di daerah, Pemerintah Kabupaten Yahukimo meminta Jakarta melakukan peninjauan kembali penerapan kewajiban Alokasi Dana Desa 10 persen dari program Dana Desa.

Menurut Bupati Yahukimo Abock Busup, kewajiban daerah untuk mengalokasi 10 persen dari anggaran daerah (APBD) dalam program pusat tersebut, memberatkan. Menurutnya semakin besar nominal Dana Desa dari pusat untuk daerah, besar pula dana yang harus dialokasikan daerah.

Padahal, menurutnya, kewajiban 10 persen yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) itu lebih dibutuhkan pada program-program pembangunan daerah.

"Jadi, mereka (pemerintah pusat) kirim uang (Dana Desa) ke daerah tapi daerah harus siapkan lagi 10 persen dari anggaran daerah (APBD). 10 persen itu dana pendampingan," kata Bupati Acok Busup via seluler kepada Jubi di Jayapura, Minggu (28/1/2018).

Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, dana desa di Kabupaten Yahukimo tahun anggaran 2018 mendapat pagu anggaran Rp 357 miliar (Rp357.596.401.000). Pagu tahun ini terdapat selisih Rp26 miliar (Rp26.458.844.000) dari pagu dana desa tahun 2017 senilai Rp384 miliar (Rp384.055.245.000) dan telah terealisasi 100 persen di 510 desa.

Berdasarkan pagu anggaran tersebut, Pemerintah Daerah Yahukimo harus mengalokasi anggaran dari APBD 2018 hingga hampir mendekati 80an miliar.

"Berarti kita siapkan Rp79 miliar dari DAU. Ini menjadi beban lagi, APBD kita berkurang untuk penambahan ke dana desa ini. Jadi, uang banyak yang datang dari sana (tapi) beri beban ke daerah lagi. Padahal APBD kita terbatas," ujar Abock.

Awalnya, Bupati Abock Busup berencana bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas tentang pembangunan daerah tahun 2018, namun gagal. Ia berencana membahas pendanaan disesuaikan dengan agenda pembangunan di daerah.

"Salah satunya saya ingin usulkan ini. Pak Presiden, dana yang dikucurkan dari APBN, besar. Namun itu menjadi beban lain bagi daerah, sehingga kami minta kalau bisa dihapus dana pendampingan 10 persen itu dan dialokasi untuk program pembangunan di daerah," pintanya.

Sebagai penggantinya, Bupati menyarankan agar dana pendampingan 10 persen tersebut diambil dari Dana Desa yang bersumber dari pusat. "Usul saya, kalau bisa disiapkan dari sumber dana itu sendiri, yakni APBN. Karena kalau tidak begitu, berdampak pada pembangunan di daerah, terpaksa program pembangunan yang lain kita geser," ucapnya. (*)

 

Tabel Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2017 untuk 510 kampung di Yahukimo yang bersumber dari APBN

Dana Desa

 

510 Kampung

Sumber anggaran dari APBN

Tahap Pertama 60 Persen

 

Rp 230 miliar *

Tahap Kedua

 40 persen

Rp 153 miliar *

 

Total (Tahap I + Tahap II)

 

Rp 384.055.245.000,-

Sumber: Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Tahun 2017.

*Angka dibulatkan

 

Tabel Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2017 untuk 7 kampung di Yahukimo yang bersumber dari APBD

Dana Desa /Pemberian dana desa atas kebijakan Pemerintah Daerah

7 kampung tersebut terdapat di dua distrik: Suru-suru dan Nalca

 

Distrik Suru-suru

 

  1. Kampung Suru-suru
  2. Kampung See
  3. Kampung Sagapu
  4. Kampung Tomoro
  5. Kampung Tii
  6. Kampung Jifak

“Ketujuh kampung tersebut diberikan dari APBD dengan Alokasi Anggaran sebesar Rp3 miliar lebih untuk tahap pertama dan tahap kedua hampir Rp2 milyar,” kata Kepala BPMK Yahukimo Setven Wonda.

Distrik Nalca

  1. Kampung Nergen

 

 

 

loading...

Sebelumnya

Hadang gizi buruk dan campak, Jayawijaya bakal turun kampung

Selanjutnya

Kepala OPD harus mampu terjemahkan visi-misi Kepala Daerah Tolikara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4169x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe