Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. SAMNP berkali-kali ingatkan pemerintah soal izin pengusaha minol
  • Selasa, 30 Januari 2018 — 06:17
  • 520x views

SAMNP berkali-kali ingatkan pemerintah soal izin pengusaha minol

"Minol itu jadi pemicu tindak kekerasan. Sudah banyak yang jadi korban, dari kecelakaan, KDRT, perkelahian, dan masih banyak lagi masalah yang diakibatkan minol," katanya, Senin (29/01/2018), di Jayapura.
Ilustrasi pemusnahan minol hasil sitaan di kantor gubernur Papua - Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Solidaritas Anti Miras dan Narkoba Papua (SAMNP), berkali-kali meminta Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura tidak memberi peluang izin bagi pengusaha minuman beralkohol (minol).

Disampaikan Ketua SAMNP, Yulianus Mabel, ketika sidang paripurna berlangsung, baik pihak eksekutif, legislatif, dan yudikatif, terkesan memberi perlindungan terhadap para pengusaha minol di Jayapura.

"Minol itu jadi pemicu tindak kekerasan. Sudah banyak yang jadi korban, dari kecelakaan, KDRT, perkelahian, dan masih banyak lagi masalah yang diakibatkan minol," katanya, Senin (29/01/2018), di Jayapura.

Ia menambahkan tak sedikit masyarakat yang menjadi korban, dan menjadi ketergantungan minol.

"Jadi para peminum terus membeli karena jadi seperti candu. Sama seperti narkotika jenis ganja. Padahal kelakuan itu bukan kebiasaan orang Papua," sampainya.

Sementara itu, salah satu anggota SAMNP, Anias Lengka, mengatakan selama ini mereka mendukung kebijakan Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang melarang peredaran minol di Papua.

"Namun ada beberapa kebijakan pejabat Pemkot dan Pemkab Jayapura, yang malah bertentangan dengan gubernur," keluhnya. (*)

loading...

Sebelumnya

SPDJ ingatkan parpol berhati-hati merekomendasikan calon

Selanjutnya

Partai Nasdem Papua lolos verifikasi faktual

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe