Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Aksi damai, SPDJ kecewa tak bertemu Ketua KPU Provinsi Papua
  • Selasa, 30 Januari 2018 — 06:24
  • 624x views

Aksi damai, SPDJ kecewa tak bertemu Ketua KPU Provinsi Papua

"Kami tidak bertemu ketua KPU, tapi kami hanya diterima staf bagian sekretariat. Hampir tiga jam kami menunggu, dan meminta aparat keamanan menghadirkan ketua KPU, tapi permintaan kami tidak diindahkan," katanya, Senin (29/01/2018), di Jayapura.
Ketua SPDJ, Anias Lengka, saat menyerahkan aspirasi dan surat permintaan audiensi dengan Ketua KPU Provinsi Papua, yang diterima langsung staf KPU - Jubi/Dok. SPDJ
Agus Pabika
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Solidaritas Peduli Demokrasi Jayawijaya (SPDJ) mengaku kecewa, karena saat menggelar aksi damai di kantor KPU Provinsi Papua, mereka tidak bertemu dengan ketua KPU yang beralasan sedang memverifikasi partai politik.

Selaku Ketua SPDJ, Anias Lengka, mengatakan keinginan massa aksi yang hendak bertemu ketua KPU kandas, namun pihaknya segera berkoordinasi dengan staf KPU, agar mau beraudensi dengan massa.

"Kami tidak bertemu ketua KPU, tapi kami hanya diterima staf bagian sekretariat. Hampir tiga jam kami menunggu, dan meminta aparat keamanan menghadirkan ketua KPU, tapi permintaan kami tidak diindahkan," katanya, Senin (29/01/2018), di Jayapura.

Lanjut Anias, massa aksi ingin ketua KPU hadir dan mendengarkan aspirasi mereka.

"Agar aspirasi kami dapat ditindaklanjuti. Tapi karena ketua KPU tidak ada, kami bersepakat dengan staf KPU, audiensi ditunda Rabu pekan ini," katanya. 

Sementara itu, salah satu peserta aksi, Yulianus Mabel, menyesalkan sikap aparat keamanan yang terkesan membatasi ruang gerak mereka, ketika berupaya bernegosiasi dengan pihak KPU.

"Petugas mempertanyakan izin demo, dan bersikeras massa aksi tidak boleh bertemu ketua KPU. Padahal kami sudah memasukkan surat izin. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres Jayapura," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengaspalan jalan di Perumnas tiga diapresiasi publik

Selanjutnya

Polemik pasar mama mama memprihatinkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32924x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8969x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6476x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5923x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5632x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe