Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. BPS Papua siapkan petugas validasi data produksi pangan 
  • Selasa, 30 Januari 2018 — 08:35
  • 1059x views

BPS Papua siapkan petugas validasi data produksi pangan 

Ia mengatakan petugas harus mendekati titik-titik yang ditentukan kemudian difoto dan dikirimkan hingga 9 titik yang telah ditentukan. Samplingnya ada di Merauke, Boven Digoel, Mappi, Jayapura, Jayapura kota, Keerom, Sarmi, Pegunungan Bintang, dan Waropen.
Petugas lapangan yang direkrut BPS Papua untuk pemutakhiran data pangan – Jubi/Dok BPS Papua 
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Terkait validasi data soal penghitungan data produksi pangan, Badan Pusat Statistik (BPS) Papua menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menerapkan metode kerangka sampel area (KSA). Untuk itu, BPS Papua menyiapkan sekitar 36 petugas untuk mengumpulkan data dari 146 titik di provinsi Papua atau sekitar 9 hektar.

“Para petugas harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu kemudian digunakan dalam pelatihan ini. Kami lakukan pelatihan di Merauke dan Jayapura. Di Jayapura ada 29 petugas dam Merauke ada 17 petugas. Papua mempunyai 136 titik atau segmen atau sekitar 9 hektar,“ ujar Kabid Produksi BPS Papua, Bety, kepada Jubi, Senin (29/1/2018).

Ia mengatakan petugas harus mendekati titik-titik yang ditentukan kemudian difoto dan dikirimkan hingga 9 titik yang telah ditentukan. Samplingnya ada di Merauke, Boven Digoel, Mappi, Jayapura, Jayapura kota, Keerom, Sarmi, Pegunungan Bintang, dan Waropen.

“Keterbatasan sinyal tidak menjadi masalah sebab petugas hanya datang ke titik-titik yang ditentukan kemudian difoto dan disimpan. Jika mendapati sinyal baru bisa dikirim. Jadi memang ini memperbaiki metode dimana berdasarkan pandangan mata kini menggunakan teknologi seperti handphone Android. Ini dilakukan ke minggu ke-4 setiap bulannya. Mereka melapor setiap bulan,“ tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah akan menyelesaikan persoalan mengenai perbedaan data menyangkut beras melalui penyempurnaan data luas panen dan produksi yang selama ini belum menyatu.

"Ke depan, pemerintah minta BPS dibantu BPPT membuat pendataan dan perkiraan mengenai luas panen, produktivitas, dan produksi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antara. 

Penyempurnaan data tersebut memungkinkan untuk menjadi dasar penugasan pemerintah kepada Perum Bulog untuk menyerap gabah dan beras petani.

Darmin juga mengatakan pemerintah sedang menyelesaikan kebijakan satu peta (one map policy) yang rencananya akan diluncurkan pada 18 Agustus 2018.

Percepatan pelaksanaan kebijakan satu peta dilandasi Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016. Kebijakan itu bertujuan mewujudkan satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal guna percepatan pelaksanaan pembangunan nasional.

Ia melanjutkan, dalam soal data ini, pemerintah akan memverifikasi melalui sampel agar ada pengecekan di lapangan sehingga pemerintah bisa mendahului untuk menghitung perkiraan produksi pada bulan-bulan ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan pihaknya tidak merilis data produksi pangan sejak 2016 karena diduga terjadi overestimate.

BPS ingin memperbaiki metodologi untuk penghitungan data produksi pangan dengan menggandeng BPPT menerapkan metode kerangka sampel area (KSA). (*)

loading...

Sebelumnya

42 Jurnalis Papua – Maluku sinergi dengan Pertamina MOR VIII di Malang

Selanjutnya

Pertumbuhan investor Papua tertinggi kedua se Indonesia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pasifik |— Jumat, 10 Agustus 2018 WP | 3121x views
Jawa |— Kamis, 16 Agustus 2018 WP | 2430x views
Penkes |— Jumat, 17 Agustus 2018 WP | 2159x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe