Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pertumbuhan investor Papua tertinggi kedua se Indonesia
  • Selasa, 30 Januari 2018 — 09:49
  • 787x views

Pertumbuhan investor Papua tertinggi kedua se Indonesia

“Pertumbuhan investor kita mencapai 71,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau pada penambahan 1.497 investor baru. Saat itu naik dari 3.592 orang Desember lalu,” ujar Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jayapura, Kresna Aditya Payokwa.
Sekolah pasar modal yang digelar BEI untuk memperkenalkan investasi saham kepada masyarakat  - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Sisi pertumbuhan atau penambahan investor di Papua tertinggi kedua di Indonesia setelah DI Yogyakarta.

“Pertumbuhan investor kita mencapai 71,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau pada penambahan 1.497 investor baru. Saat itu naik dari 3.592 orang Desember lalu,” ujar Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jayapura, Kresna Aditya Payokwa, kepada Jubi, Senin (29/1/2018).

Transaksi total Papua sepanjang tahun 2017 adalah hampir mencapai Rp 6 triliun, mengalami kenaikan dari Rp 3,5 triliun.

“Di tahun 2018 kita menunggu dari pusat untuk pencapaian target,” katanya.

Selain itu, dengan kantor yang baru akan membawa suasana spesial bagi investor yang ada dimana akan ada penambahan 3 anggota baru bursa yang akan masuk ke Papua, diantaranya adalah MNC Sekuritas, RHB Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.

“Kita coba tawarkan masuk di tahun ini dengan adanya tambahan ini 6 tambahan ini dapat meningkatkan transaksi dan investor kita,” lanjutnya.

Payokwa mengatakan secara lokal pihaknya menargetkan 5.000 investor akan tercapai sampai penghujung tahun 2018.

“Jayapura akan menjadi naik kelas menjadi menjadi kategori daerah yang maju,” lanjutnya.

Terkait jenis, Payokwa merilis dana sebesar Rp 6 triliun itu adalah transaksi jenis investasi saham saja bukan obligasi. Kota Jayapura adalah kota terbanyak pertama atau sekitar 50 persen dari investor yang ada, disusul Sentani, Timika, Merauke, dan Biak.

“Harapan kita itu mendorong pertumbuhan aset pertumbuhan aset IHSG di Indonesia lebih tinggi daripada bunga bank 6 persen dan terbukti bahwa investasi saham IHSG sudah naik melebihi 6 persen,” lanjutnya.

Lili, Pimpinan Cabang Phintraco Sekuritas mengakui investor di perusahaannya hingga akhir Desember tahun 2017 sebanyak 1250.

“Hingga saat ini telah mencapai 1.350. Hal ini diakuinya tak memenuhi target dari pusat akan tetapi dia tetap optimis di 2018 bisa mencapai sekitar 2 ribu investor dari Papua,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

BPS Papua siapkan petugas validasi data produksi pangan 

Selanjutnya

Januari, kota Jayapura deflasi tertinggi se Indonesia 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe