Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bupati Jayapura pertanyakan realisasi pembangunan KEK kepada staf khusus Wakil Presiden
  • Rabu, 31 Januari 2018 — 12:38
  • 796x views

Bupati Jayapura pertanyakan realisasi pembangunan KEK kepada staf khusus Wakil Presiden

Bupati mempertanyakan komitmen Pemerintah Pusat terhadap pembangunan dermaga peti kemas di kampung Wanya distrik Depapre yang telah dikunjungi Presiden Jokowidodo beberapa waktu lalu.
Bupati Jayapura saat pertemuan dengan staf khusus wakil Presiden, Elson Siagian, di Jakarta - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah diprogramkan  Pemerintah kabupaten Jayapura bersama Pemerintah Provinsi dan Pusat, yang rencananya akan dibangun di wilayah pembangunan II dan III kabupaten Jayapura, hingga kini belum terealisasi. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, langsung bertemu dengan staf  khusus Wakil Presiden Bidang Infarstruktur dan Infestasi, Elson Siagian, di Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jalan Kebon Sirih 14-16 Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jayapura menyampaikan banyak hal terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, dan pembangunan perumahan sederhana sehat, yang juga merupakan bagian dari program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Bupati mempertanyakan komitmen Pemerintah Pusat terhadap pembangunan dermaga peti kemas di kampung Wanya distrik Depapre yang telah dikunjungi Presiden Jokowidodo beberapa waktu lalu.

"Melihat kondisi geografis di daerah yang akan dijadikan kawasan ekonomi khusus, Presiden Joko Widodo pada waktu itu sangat memberikan apresiasi terhadap rencana ini. Kita telah berkomitmen bersama dengan seluruh masyarakat lokal yang ada. Tetapi, komitmen tersebut hingga saat ini belum juga terealisasi dalam bentuk pekerjaan pembangunan fisiknya. Apa yang harus disampaikan kepada masyarakat kita yang telah memberikan kepercayaan ini," ujar Bupati Mathius Awoitauw, dalam percakapan bersama staf khusus Wakil Presiden, di kantornya, Selasa (30/1/2018).

Bupati juga menjelaskan dampak dari apa yang akan dibangun di kawasan ekonomi khusus ini. Melalui dermaga peti kemas di Depapre, semua barang yang menuju ke pegunungan akan melalui jalur ini. Untuk wilayah tri menawa dan sekitarnya akan menjadi pusat industry. Daerah ini mempunyai potensi penghasil sumber daya alam berlimpah seperti hutan, kayu, dan bahan baku pembuatan semen.

Ketika proses pembangunan selesai dan berjalan maka dengan sendirinya serta ekonomi dan pendapatan masyarakat akan meningkat karena disana ada banyak lahan pekerjaan yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat lokal.

"Setelah kunjungan Presiden dalam rangka melihat dari dekat lokasi pembangunan dermaga peti kemas di kampung Wanya, koordinasi dan komunikasi seperti tidak berjalan bahkan putus hingga saat ini. Kalau yang dipikirkan adalah infrastruktur jalan, Balai Jalan provinsi Papua juga telah melaksanakan tugasnya walaupun belum selesai. Sebenarnya ada apa dengan proses ini sehingga belum bisa berjalan hingga saat ini," ungkap Bupati.

Menanggapi hal tersebut, Eslon Siagian berjanji akan mengecek kembali sampai dimana semua pengurusan proses pembangunan KEK di Kabupaten Jayapura. Secara khusus pembangunan dermaga peti kemas di Kampung Wanya distrik Depapre.

"Banyak hal sudah disampaikan Bapak Bupati Jayapura terkait pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya. Kita sudah mendapat informasinya ini dan tugas kita adalah mengecek dan berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Pusat kenapa sampai terlambat dan apa saja persoalan yang dihadapi sehingga pekerjaan ini tidak berjalan. Kalau sudah ada informasinya akan kita sampaikan kembali kepada Bupati Jayapura dalam waktu yang tidak begitu lama," jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Apernas hadir di kabupaten Jayapura 

Selanjutnya

DAP Mamta Tabi sebut LE pejuang sejati orang Papua 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe