Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pilkada Papua diharapkan tidak memisahkan hubungan kekerabatan
  • Rabu, 31 Januari 2018 — 14:53
  • 694x views

Pilkada Papua diharapkan tidak memisahkan hubungan kekerabatan

Keingininan itu terkait dengan setiap kali momentum Pilkada di Papua selalu memunculkan konflik antar kelompok.
Ilustrasi Demo Terkait Pilkada Puncak Jaya - Jubi/Dok
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Pemilihan umum kepala daerah serentak  di Papua tahun 2018 diharapkan tidak merusak hubungan kekerabatan. Keingininan itu terkait dengan setiap kali momentum Pilkada di Papua selalu memunculkan konflik antar kelompok.

“Termasuk keluarga, kerabat, sahabat dan lainnya. Itu semuanya terjadi lantaran keinginan elit politik demi kekuasaan wilayah,” kata aktivis hak azazi manusia dari Meepago, Yones Douw, kepada Jubi, Rabu (31/1/2018).

Ia khawatir dampak Pilkada justru menghancurkan keharmonisan hidup manusia Papua. Dengan begitu Yones  berharap para elit yang terlibat dalam momentum Pilkada Papua tetap menjaga perdamian dan tidak menciptakan pertentangan antar suku dan kelompok.

"Jangan sampai Pilkada menciptakan perang antar marga, menghancurkan iman  rohani,” katanya.

Ketua Dewan Adat Meepago (DAW), Oktovianus Peke, menjelaksan, Pilkada diatur oleh manusia sehingga tak etis jika saling menjerumuskan dan menimbulkan  korban nyawa.  

"Pilkada ini sebuah nama kecil, tetapi jangan sampai membakar keharmonisan  kehidupan keluarga, suku dan bangsa," ujar  Oktovianus. (*)

loading...

Sebelumnya

Tahapan pilgub Papua kewenangan siapa?

Selanjutnya

Kejaksaan selidiki dugaan korupsi Bawaslu Papua Barat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe