Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pembangunan empat puskesmas di perbatasan belum rampung
  • Rabu, 31 Januari 2018 — 18:19
  • 778x views

Pembangunan empat puskesmas di perbatasan belum rampung

Pembangunan empat puskesmas di daerah kawasan perbatasan RI-PNG hingga awal tahun ini belum rampung. Pembanguan fisik dua puskesmas di distrik Sota dan Naukenjerai baru sekitar70 persen. Dua puskesmas di Ulilin dan Bupul, masih dibawah 50 persen.
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang beralamat di Mopah Lama – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Pembangunan empat puskesmas di daerah kawasan perbatasan RI-PNG hingga awal tahun ini belum rampung. Pembanguan fisik dua puskesmas di distrik Sota dan Naukenjerai baru sekitar70 persen. Dua puskesmas di Ulilin dan Bupul, masih dibawah 50 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang, kepada Jubi, di ruang kerjanya, Rabu (31/1/2018).

“Memang sampai akhir tahun 2017, pembangunan empat puskesmas belum dirampungkan. Namun sesuai aturan, diberikan kesempatan kepada kontraktor memperpanjang hingga 50 hari ke depan,” ungkapnya.

Jika tambahan waktu 50 hari diberikan dan pekerjaan belum selesai, akan ada sanksi kepada kontraktor. Sanksi tersebut bisa berupa pemutusan kontrak kerja atau dilakukan black list.

Namun demikian, lanjut Bolang, ada kondisi tertentu yang harus diperhatikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Karena sesuai Peraturan Menteri Keuangan, tak ada transferan dana lagi.

“Saya telah bersurat kepada Bupati Merauke, Frederikus Gebze, agar dilakukan audit, supaya kami tidak salah mengambil keputusan,” katanya.

Bolang mengatakan sumber anggaran pembangunan empat puskesma itu dari dana alokasi khusus (DAK), total sekitar Rp 36 miliar. Setiap puskesmas dialokasikan anggaran sekitar Rp 7 miliar.

Ditambahkan, seharusnya ada lima puskesmas yang dikerjakan, termasuk di distrik Kimaam. Hanya saja, saat proses lelang batal dilakukan.

“Saya juga mendapat laporan dari ULP kalau pelelangan tak dilanjutkan karena rekanan mengundurkan diri,” ungkap dia.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Hilarius Ulukyanan, minta agar pembangunan empat puskesmas segera dirampungkan.

“Itu dengan tujuan agar dapat digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap  ketika bangunan telah dirampungkan, tenaga medis juga harus selalu berada di tempat tugas,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Satu kampung di distrik Waan kembali terendam air pasang

Selanjutnya

Dinkes Merauke terima 95 ribu kelambu, dibagi gratis untuk warga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32882x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8927x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6437x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5760x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe