Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Dinkes Merauke terima 95 ribu kelambu, dibagi gratis untuk warga
  • Rabu, 31 Januari 2018 — 18:24
  • 694x views

Dinkes Merauke terima 95 ribu kelambu, dibagi gratis untuk warga

“Ya, nantinya petugas mengatur sekaligus membagikan secara gratis. Tidak ada pungutan biaya. Jika ada yang memungut biaya, segera laporkan,” Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang.
Ilustrasi, saluran air yang menggenang dan menjadi tempat berkembang biak nyamuk – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Kementerian Kesehatan RI memberikan bantuan berupa 95 ribu kelambu kepada Dinas Kesehatan kabupaten Merauke. Bantuan kelambu tersebut selanjutnya dibagikan secara gratis kepada masyarakat di 167 kampung dan 20 distrik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang, di kantornya, Rabu (31/1/2018).

Dikatakan, sebagian besar kelambu telah dibagikan kepada masyarakat. Sisanya masih tersimpan di kantor dan dalam waktu dekat akan didistribusikan.

Proses penyaluran, demikian Bolang, melalui setiap puskesmas.

“Ya, nantinya petugas mengatur sekaligus membagikan secara gratis. Tidak ada pungutan biaya. Jika ada yang memungut biaya, segera laporkan,” pintanya.

Lebih lanjut Bolang mengatakan saat ini sedang memasuki musim hujan. Tempat-tempat dimana air menggenang akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

“Peran yang paling penting dilakukan masyarakat adalah gerakan 3 M yakni menguras, menutup, dan menimbun. Juga mengambil bubuk abate yang disiapkan dinas, sehingga bisa langsung dimanfaatkan  masyarakat,” katanya.

Ditanya tentang fogging atau pengasapan, Bolang menegaskan itu tak menyelesaikan masalah. Karena hanya membunuh nyamuk besar saja. Belum lagi dengan kondisi sekarang yakni hujan disertai angin secara terus menerus, fogging dianggap tak efektif.

“Memang paling efektif adalah dengan 3 M itu. Jadi, tinggal saja masyarakat melaksanakan dan tak harus menunggu perintah terlebih dahulu,” pintanya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dr. Nevil Mustika, mengaku setiap tahun pasti ada pasien dirawat di rumah sakit akibat demam berdarah.

“Biasanya masuk musim hujan begini, muncul genangan air dimana-mana. Disitulah nyamuk akan bersarang. Sehingga saat panas, nyamuk keluar dan terbang kemana-mana. Ini harus diwaspadai masyarakat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pembangunan empat puskesmas di perbatasan belum rampung

Selanjutnya

Tersangka sudah mengedarkan 25.800 pil PCC

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 2749x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2556x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2383x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe