Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Target PAD Nabire tahun ini Rp 28 miliar
  • Kamis, 01 Februari 2018 — 14:09
  • 564x views

Target PAD Nabire tahun ini Rp 28 miliar

Target itu diyakini terpenuhi karena sesuai dengan induk perubahan nilai tambahan pendapatan.
Kepala BPPRD Kabupaten Nabire, Ganis Komarianto di ruang kerjanya. Kamis (01/02/2018) – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Kepala Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Nabire, Ganis Komarianto, menyebtkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 sebesar Rp 28 miliar lebih. Ia yakin target itu terpenuhi karena sesuai dengan induk perubahan nilai tambahan pendapatan tinggi.

“Tahun ini, target PAD kai sebesar Rp 28 miliar lebih, kemungkinan ada pertambahan kembali,” ujar Ganis, saat ditemui Jubi, di ruang kerjanya, Kamis (01/02/2018).

Menurut dia, pendapatan tersebut paling banyak dari BPPRD, yakni hampir 15 miliar. Sedangkan penghasilan SKPD  mengalami sedikit penurunan. “Misalnya kesehatan, pariwisata dan beberapa SPKD lainnya.  Penurunan tahun lalu itu disebabkan sejumlah SKPD dan OPD tidak ada yang mencapai target,” ujar Ganis menambahkan.

Selain itu adanya perubahan pimpinan SKPD dan adanya penambahan OPD baru di lingkungan Pemkab Nabire. Hal itu dinilai perlu ada kesepakatan antar OPD penghasil pendapatan, di luar mencari potensi lain yang bisa digali.

Ganis menyebutkan dinasnya tetap semangat dalam mengelola pajak dan retribusi daerah. Meski ia mengaku perlu dukungan dari semua pihak.“Intinya perlu kesadaran wajib pajak dan retribusi. Sebab dengan kemandirian pendapatan bisa dapat mengurangi ketergantungan dari propinsi Papua,” katanya.

Sekretaris BPPRD Kabupaten Nabire, Fatmawati, mengaku optimis dengan target tahun ini. “Kami terus mendata dan menggali obyek pajak yang baru,” kata Fatmawati.

Ia juga akan memverifikasi kembali data wajib pajak tahun lalu yang masih aktif dan yang sudah tidak beroperasi. Selain itu meningkatkan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara dan tenaga kontrak.

“Mereka menagih tunggakan PAD tahun sebelumnya dan menghitung pajak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Fatmawati menjelaskan.

Pada tahun ini BPPRD sudah mengumumkan dan mengimbau agar wajib pajak membayar pada waktunya, serta segera melaporkan jenis usaha baru. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Nabire serahkan Alsintan kepada 58 kelompok tani

Selanjutnya

Mutu pendidikan di Nabire memprihatinkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2902x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe