Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Target PAD Nabire tahun ini Rp 28 miliar
  • Kamis, 01 Februari 2018 — 14:09
  • 444x views

Target PAD Nabire tahun ini Rp 28 miliar

Target itu diyakini terpenuhi karena sesuai dengan induk perubahan nilai tambahan pendapatan.
Kepala BPPRD Kabupaten Nabire, Ganis Komarianto di ruang kerjanya. Kamis (01/02/2018) – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Kepala Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Nabire, Ganis Komarianto, menyebtkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 sebesar Rp 28 miliar lebih. Ia yakin target itu terpenuhi karena sesuai dengan induk perubahan nilai tambahan pendapatan tinggi.

“Tahun ini, target PAD kai sebesar Rp 28 miliar lebih, kemungkinan ada pertambahan kembali,” ujar Ganis, saat ditemui Jubi, di ruang kerjanya, Kamis (01/02/2018).

Menurut dia, pendapatan tersebut paling banyak dari BPPRD, yakni hampir 15 miliar. Sedangkan penghasilan SKPD  mengalami sedikit penurunan. “Misalnya kesehatan, pariwisata dan beberapa SPKD lainnya.  Penurunan tahun lalu itu disebabkan sejumlah SKPD dan OPD tidak ada yang mencapai target,” ujar Ganis menambahkan.

Selain itu adanya perubahan pimpinan SKPD dan adanya penambahan OPD baru di lingkungan Pemkab Nabire. Hal itu dinilai perlu ada kesepakatan antar OPD penghasil pendapatan, di luar mencari potensi lain yang bisa digali.

Ganis menyebutkan dinasnya tetap semangat dalam mengelola pajak dan retribusi daerah. Meski ia mengaku perlu dukungan dari semua pihak.“Intinya perlu kesadaran wajib pajak dan retribusi. Sebab dengan kemandirian pendapatan bisa dapat mengurangi ketergantungan dari propinsi Papua,” katanya.

Sekretaris BPPRD Kabupaten Nabire, Fatmawati, mengaku optimis dengan target tahun ini. “Kami terus mendata dan menggali obyek pajak yang baru,” kata Fatmawati.

Ia juga akan memverifikasi kembali data wajib pajak tahun lalu yang masih aktif dan yang sudah tidak beroperasi. Selain itu meningkatkan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara dan tenaga kontrak.

“Mereka menagih tunggakan PAD tahun sebelumnya dan menghitung pajak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Fatmawati menjelaskan.

Pada tahun ini BPPRD sudah mengumumkan dan mengimbau agar wajib pajak membayar pada waktunya, serta segera melaporkan jenis usaha baru. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Nabire serahkan Alsintan kepada 58 kelompok tani

Selanjutnya

Mutu pendidikan di Nabire memprihatinkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6654x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3304x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2725x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2364x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe