Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Gelombang laut tinggi, bantuan ke Waan belum dikirim
  • Kamis, 01 Februari 2018 — 15:27
  • 408x views

Gelombang laut tinggi, bantuan ke Waan belum dikirim

Kepala Badan Penanggulangan Bencana kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, mengungkapkan bantuan beras sebanyak 10 ton serta beberapa kebutuhan lain mulai dari pakaian, sirih-pinang, kopi, dan gula, tak bisa dikirim lantaran adanya larangan berlayar dari Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Merauke.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, diantara masyarakat Marind-Buti – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Kepala Badan Penanggulangan Bencana kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, mengungkapkan bantuan beras sebanyak 10 ton serta beberapa kebutuhan lain mulai dari pakaian, sirih-pinang, kopi, dan gula, tak bisa dikirim lantaran adanya larangan berlayar dari Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Merauke.

Larangan itu setelah adanya ketinggian gelombang mencapai 4-5 meter di laut Arafuru. Saat ini, bantuan telah ada di atas kapal dan siap diantar sekaligus dibagikan kepada masyarakat di beberapa kampung di distrik Waan.

Hal itu disampaikan Betaubun, kepada Jubi, Kamis (1/2/2018).

“Kami tak bisa berbuat apa-apa setelah adanya larangan tersebut. Memang masyarakat disana sangat membutuhkan bantuan sembako, karena umbi-umbian yang ditanam terendam banjir beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya juga mendapatkan informasi kalau Dinas Sosial setempat akan memberikan bantuan beras sebanyak 10 ton.

“Ya, kalau betul, akan digabung dan dikirim sekaligus,” katanya.

Lebih lanjut Betaubun mengatakan dirinya baru melakukan komunikasi dengan kepala kampung Waan dan diperoleh informasi jika masyarakat setempat sangat membutuhkan beras.

“Untuk seminggu ke depan, masih ada cadangan makanan. Tetapi setelah itu tak ada lagi. Sehingga kami upayakan agar beras bantuan pemerintah ini segera dikirim jika gelombang laut sudah turun,” tuturnya.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Dominikus Ulukyanan, mengaku dirinya baru mendapat informasi dari masyarakat di distrik Waan kalau dalam beberapa hari terakhir, gelombang laut kembali merendam perumahan warga disana.

“Tentunya saya sangat berharap agar Pemerintah kabupaten Merauke dapat menyalurkan bantuan dengan cepat. Sehingga kebutuhan masyarakat terutama beras dapat terpenuhi,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tersangka sudah mengedarkan 25.800 pil PCC

Selanjutnya

Rumah terendam air pasang, ratusan masyarakat Marind-Buti mengungsi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2901x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe