Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Rumah terendam air pasang, ratusan masyarakat Marind-Buti mengungsi
  • Kamis, 01 Februari 2018 — 15:42
  • 339x views

Rumah terendam air pasang, ratusan masyarakat Marind-Buti mengungsi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, saat ditemui di GOR Hiad Sai, Kamis (1/2/2018), menjelaskan sejak Rabu (31/1/2018) sore, pasca gelombang besar, perumahan masyarakat Marind-Buti di RT 9, RT 22, dan RT 23, Kelurahan Samkai, terendam air laut.
Ratusan masyarakat Marind-Buti yang ditampung sementara di GOR Hiad Sai Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Sekitar 315 masyarakat Marind-Buti, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke  mengungsi dan ditampung sementara di GOR Hiad Sai. Dalam dua hari terakhir terjadi gelombang pasang dan merendam perumahan mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, saat ditemui di GOR Hiad Sai, Kamis (1/2/2018), menjelaskan sejak Rabu (31/1/2018) sore, pasca gelombang besar, perumahan masyarakat Marind-Buti di RT 9, RT 22, dan RT 23, Kelurahan Samkai, terendam air laut.

“Begitu kami mendapatkan informasi, langsung bergerak ke lokasi dan membawa warga yang berjumlah 81 kepala keluarga itu untuk ditampung sementara di GOR Hiad Sai,” ungkapnya.

Selama berada di tempat penampungan, mereka diberikan makan selama tiga kali. Juga bantuan lain berupa pakaian, handuk, sabun mandi dan cuci, serta beberapa kebutuhan lain.

“Bupati Merauke, Frederikus Gebze, memerintahkan kepada saya agar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, termasuk kebutuhan selama mereka berada di tempat penampungan,” ungkapnya.

Ditanya berapa lama mereka akan ditampung di GOR Hiad Sai, Tiasoni mengatakan pihaknya belum bisa memastikan karena gelombang laut sampai hari ini masih sangat tinggi. Tak menutup kemungkinan sejumlah kampung lain yang berada di pinggir kota, akan dievakuasi ke GOR Hiad Sai.

“Staf saya sedang memantau beberapa tempat seperti di Kampung Matara, Ndalir, dan beberapa daerah lain. Jika perumahan warga terendam, tentunya mereka harus dibawa dan ditampung di GOR ,” tuturnya.

Seorang warga Marind-Buti, Regina Gebze, menuturkan sudah dua hari tinggal di GOR Hiad Sai.

“Gelombang laut tahun ini lebih besar, sehingga merendam puluhan rumah warga. Ya, kami memilih tinggal sementara disini sampai menunggu rumah kering terlebih dahulu,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gelombang laut tinggi, bantuan ke Waan belum dikirim

Selanjutnya

Anak-anak Marind-Buti di tempat penampungan mulai diserang diare dan ISPA

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6654x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3304x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2725x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2364x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe