TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Sembilan cabor tambahan sudah disampaikan ke KONI Pusat
  • Jumat, 02 Februari 2018 — 07:46
  • 695x views

Sembilan cabor tambahan sudah disampaikan ke KONI Pusat

"Jangan lewat PB/PP cabang olahraga, jangan lewat Disorda. Langsung dengan KONI Pusat," kata Yusuf Yambe.
Kenius Kogoya saat pimpin rapat perdana pengurus KONI Papua – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
[email protected]
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua sudah menyertakan sembilan cabang olahraga (cabor) tambahan untuk dipertandingkan di PON 2020 kepada KONI Pusat.

“Sebenarnya hasil musprov dan rapat anggota sudah disahkan hanya 9 cabor tambahan dan sudah disampaikan ke KONI Pusat, hanya saja dipusat meminta supaya KONI menyurati ke pemerintah daerah lalu menyurati secara resmi kepada KONI Pusat, ini harapan dari pusat, ” jelas Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya kepada wartawan di Jayapura, Kamis (1/2/2018).

Kenius bilang  dalam rapat anggota tahunan KONI Pusat, salah satu agendanya adalah membahas finalisasi semua cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON 2020.

“Sebenarnya masih ada waktu. Kami juga sudah diskusikan dengan ketua umum, harapan kita PB PON bisa mengakomodir keinginan KONI, sebab multi event seperti ini, selain sukses penyelenggaraan tapi juga sukses prestasi,” katanya.

Sembilan cabor tambahan itu merupakan cabor yang berpotensi sumbang medali bagi Papua, sehingga diharapkan dapat diputuskan kembali dalam rapat anggota KONI Pusat.

“Penambahan cabang-cabang itu memiliki potensi dapat emas. Apalah artinya kita buat penyelenggaran, buat event pertandingan seperti itu tapi kasih kemenangan untuk orang lain,” ucapnya.

Kenius menambahkan sudah menghitung kouta atlet, official serta berapa medali yang diperebutkan. Sebab hal itu terkait aspek pembiayaan, pembangunan venue, akomodasi dan fasilitas dari cabor yang akan dipertandingkan.

“Itu semua sudah ada estimasinya, kurang lebih sekitar 730an medali. Kemudian kouta atlet 7 ribu belum termasuk official dari 43 cabor,” katanya merinci.

Kenius sampaikan tidak susah sebab kita terbagi 5 klaster yang nantinya PB PON dan pemprov Papua harus kerjakan. KONI Papua berharap 43 cabor itu terakomodir untuk dipertandingkan pada PON XX/2020.

Sebelumnya Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Papua, Yusuf Yambe Yabdi menegaskan, pengurus KONI Papua perlu mengetahui bahwa dealine (batas waktu) untuk peyampaian cabang olahraga itu Maret 2018.

Karena saat itu bertepatan dengan rapat anggota KONI Pusat. Jadi sebaiknya, kalau cabang tambahan yang sudah diputuskan atau yang mau diusulkan segera mungkin KONI Papua membahas bersama KONI Pusat.

"Jangan lewat PB/PP cabang olahraga, jangan lewat Disorda. Langsung dengan KONI Pusat," kata Yusuf Yambe. (*)

loading...

Sebelumnya

PAIFORI Papua diharapkan menopang kinerja Peter Butler

Selanjutnya

Peter Butler selesai seleksi, nama pemain tinggal diumumkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat