PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Meepago
  3. Tabrak gunung di ketinggian 12.800 kaki, semua awak pesawat kargo yang hilang tewas
  • Selasa, 01 November 2016 — 10:39
  • 6523x views

Tabrak gunung di ketinggian 12.800 kaki, semua awak pesawat kargo yang hilang tewas

Pesawat naas itu ditemukan oleh pesawat Trigana Air PK-YRF yang dipiloti Kapten Sormin pada Selasa pagi pukul 06.30 WIT. Pesawat naaas itu ditemukan jatuh pada posisi sekitar 6 mil dari Ilaga dan 9 mil dari Jila.
Upacara Penyambutan Pesawat DHC-4T Turbo Caribou untuk Puncak Papua - okterus.com
Kyoshi Rasiey
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Kementerian Perhubungan melalui Kepala Biro Komunikasi Publik, Bambang S Ervan mengatakan, pesawat kargo Carebo (Caribou) yang dikabarkan hilang kontak sejak Senin (31/10/2016) telah ditemukan.

"Pesawat kargo sudah ditemukan posisi 04.06.27 S - 137.38.79 E. Pesawat sudah teridentifikasi di ketinggian 12.800 feet," tulis Bambang melalui siaran persnya, Selasa,  (1/11/2016).

Namun apa penyebab pesawat naas ini hilang kontak dan kemudian jatuh, tidak dijelaskan dalam siaran pers tersebut.

Baca Pesawat canggih milik Pemda Puncak hilang kontak

Terpisah, Kepala Kantor SAR Timika Makhfud  mengatakan pesawat DHC4 Caribou PK-SWW milik Pemkab Puncak, tersebut ditemukan dalam kondisi hancur setelah menabrak gunung pada ketinggian sekitar 12.800 kaki di lokasi perbatasan antara Jila dan Ilaga.

Pesawat naas itu ditemukan oleh pesawat Trigana Air PK-YRF yang dipiloti Kapten Sormin pada Selasa pagi pukul 06.30 WIT. Pesawat naaas itu ditemukan jatuh pada posisi sekitar 6 mil dari Ilaga dan 9 mil dari Jila.

"Lokasi itu lebih dekat ke Ilaga dibandingkan ke Jila. Kondisi pesawat hancur. Sedangkan kondisi kru pesawat belum bisa kami pastikan. Mudah-mudahan ada keajaiban," kata Makhfud dikutip Kantor Berita Antara.

Proses Evakuasi

10 orang anggota Emergency Response Grup (ERG) PT Freeport Indonesia dilaporkan telah mengevakuasi jenazah empat kru pesawat DHC4 turbo Caribou PK-SWW dari lokasi jatuhnya pesawat itu pada ketinggian 12.800 kaki di Jila.

Tiga jenazah, disebutkan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Mimika John Rettob sudah dievakuasi ke Jila menggunakan helikopter Airfast

"Sekarang tim ERG PT Freeport sedang mengevakuasi satu jenazah terakhir ke Jila. Nanti dari Jila, semua jenazah akan dibawa ke Posko SAR di Bandara Timika untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika guna dilakukan proses identifikasi," jelas John, dikutip Kantor Berita Antara, Selasa (1/11/2016).

Pesawat dengan kode penerbangan PK-SWW milik Pemda Puncak itu membawa bahan bangunan berupa besi plat dan dipiloti oleh Kapten Farhat Limi serta R. Fendi Ardianto dan dua mekanik Steven dan Andi Baringan. Keempat awak pesawat ini dipastikan meninggal dunia.

Pesawat Carebo ini didatangkan ke Kabupaten Puncak oleh Bupati Puncak, Willem Wandik. Pesawat ini punya daya angkut hingga 4 ton yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pesawat perintis yang biasanya tersedia di pegunungan yaitu sekitar 1,3 ton saja. Pesawat ini juga bisa dikatakan istimewa karena dapat mendarat di landasan yang kecil sekitar 300 meter saja.

Pesawat tersebut diresmikan penggunaannya oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan, Buyung Lalana yang mewakili Menhub, Budi Karya Sumadi tahun lalu. (*)

Sebelumnya

Hujan selama 2 minggu, ratusan rumah di Enaro terendam air

Selanjutnya

Longsor di Dupiya Enaro, jemaat ibadah di aula Puskesmas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua