TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Warga sejumlah kampung di Waan terancam kelaparan
  • Jumat, 02 Februari 2018 — 19:50
  • 1124x views

Warga sejumlah kampung di Waan terancam kelaparan

Gelombang pasang laut merendam kebun umbi-umbian warga dan gagal panen. Pekan lalu, ada bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk beberapa kampung di distrik Waan. Masing-masing kampung mendapat jatah 10 ton. Beras bantuan yang diberikan itu telah habis dikonsumsi.
Masyarakat dari sejumlah kampung di distrik Waan, kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Kepala kampung Waan, distrik Waan, kabupaten Merauke, Lusius Basik-Basik, mengungkapkan warga di beberapa kampung yang terkena musibah akibat gelompang pasang laut, terancam kelaparan karena sudah tidak ada lagi cadangan makanan disana.

Hal itu diungkapkan Lusius, saat dihubungi Jubi melalui telpon seluler, Jumat (2/2/2018).

Dikatakan, gelombang pasang laut merendam kebun umbi-umbian warga dan gagal panen. Pekan lalu, ada bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk beberapa kampung di distrik Waan. Masing-masing kampung mendapat jatah 10 ton. Beras bantuan yang diberikan itu telah habis dikonsumsi.

“Kita bagi dengan menyesuaikan jumlah keluarga. Karena jumlahnya banyak sehingga dibagi sedikit-sedikit asalkan semua kebagian. Saat ini kami tak memiliki cadangan makanan lagi. Olehnya, sangat dibutuhkan bantuan beras dan sejumlah kebutuhan lain dari pemerintah,” ungkapnya.

Dijelaskan, dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat dari sejumlah kampung di distrik Waan, mengalami musibah gelombang laut, yang mengakibatkan perumahan serta tanaman umbi-umbian siap panen terendam dan busuk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Merauke, Tiasoni Betaubun, menjelaskan pihaknya telah menyediakan beras bersama sejumlah kebutuhan lain untuk dikirim ke distrik Waan. Hanya saja, ada larangan berlayar dari Kantor Kesyhabandaran Pelabuhan Merauke.

“Larangan itu terkait gelombang laut yang masih tinggi hingga 4 meter. Jadi, beras serta beberapa kebutuhan lain itu, masih berada di atas kapal dan belum diantar,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Anak-anak Marind-Buti di tempat penampungan mulai diserang diare dan ISPA

Selanjutnya

Bupati Merauke: Umat jangan adu domba saya dengan John Gluba dan Romanus Mbaraka

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat