Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. KLB Asmat jangan dipolitisisasi
  • Jumat, 02 Februari 2018 — 23:06
  • 1141x views

KLB Asmat jangan dipolitisisasi

"Kami menghimbau semua pihak untuk stop eksploitasi korban KLB sebagai sarana politik menjelang Pilkada 2018, stop lakukan proses pembodohan terhadap rakyat Papua dan segera evaluasi penggunaan dana Otsus, jika kedepan ada penyimpangan, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegas Stenly.
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar saat mengunjungi masyarakat yang mengalami musibah campak dan gizi buruk - Jubi/IST.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Ampera) Papua menghimbau kepada masyarakat khususnya para intelektual dan pemangku kepentingan, jangan menjadikan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat sebagai amunisi politik, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

"Jangan sampai hal itu terjadi, karena kalau terjadi, maka para intelektual dan pemangku kebijakan sedang membodohi masyarakatnya sendiri," kata Ketua Umum Ampera Papua, Stenly Salamahu Sayuri kepada Jubi di Jayapura, Jumat (02/02/2018).

Menurutnya, masyarakat harus diberikan pemahaman yang baik terkait kasus tersebut, dan hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab kelompok intelektual serta elit, sebagai penyaring dan pendidik politik, serta informasi.

"Kami menghimbau semua pihak untuk stop eksploitasi korban KLB sebagai sarana politik menjelang Pilkada 2018, stop lakukan proses pembodohan terhadap rakyat Papua dan segera evaluasi penggunaan dana Otsus, jika kedepan ada penyimpangan, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegas Stenly.

Himbauan Ampera Papua ini berdasar atas sejumlah kenyataan di lapangan, yang terlihat langsung, maupun laporan dari sejumlah masyarakat, bahwa terdapat upaya menggiring opini dari sejumlah elit politik untuk menggunakan isu KLB menjadi bancakan politik.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar seusai mengunjungi para penderita campak dan gizi buruk mengatakan,  sudah melihat beberapa ibu dan anak yang mengalami sakit campak dan malaria yang dirawat maupun berobat jalan di Puskesmas Distrik Atsi.

"Informasi dari Kepala Puskesmas, ada beberapa yang kekurangan gizi akan berusaha dievakuasi bersama tim satgas, agar mendapat perawatan lebih baik lagi," kata Boy.

Ia berharap dalam beberapa hari kedepan bisa memberikan pelayanan kepada mereka yang perlu secara intensif mendapat perawatan.

 “Terutama yang kekurangan gizi karena itu sangat perlu mendapat perhatian khusus,” kata Boy menjelaskan.

Tercatat, tim dokkes Polda Papua dan sejumlah Dinas Kesehatan, baik dari Propinsi dan Kabupaten akan menggelar pelayanan di Distrik Atsi dalam beberapa hari ke depan.

Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk inipun sudah menjadi atensi serius di Jakarta. Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan, setidaknya terdapat 71 orang meninggal akibat wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua.

"Update data, yang meninggal kurang lebih 71 orang," kata Nila seusai rapat terbatas mengenai penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Asmat, Papua, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Dari kejadian ini, Nila mengaku Kementrian Kesehatan beserta jajarannya sudah melakukan imunisasi terhadap 13.300 anak di Asmat. Namun, masih ada sejumlah distrik yang belum dapat dijangkau timnya karena kendala geografis. (*)

loading...

Sebelumnya

Persipura mania akan miliki markas baru

Selanjutnya

Boros anggaran, Nabire hentikan tenaga honorer

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe