Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. BMKG Jayawijaya peringatkan daerah rawan longsor
  • Sabtu, 03 Februari 2018 — 07:50
  • 1062x views

BMKG Jayawijaya peringatkan daerah rawan longsor

Distrik-distrik tersebut menjadi langganan karena berada di Jalur Sungai Lembah Baliem. Beberapa distrik yang disebutkan misalnya Distrik Wesaput, Maima, Witawaya, Musatfak dan Distrik Kurulu.
Ilustrasi - Tempo.co
ANTARA
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi - Tingginya curah hujan yang diprediksi dimulai Februari ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengimbau agar penduduk di daerah rawan longsor waspada.

"Untuk masyarakat yang tinggal di lereng gunung juga berhati-hati karena pada saat panas tanah retak, dan memasuki musim hujan tanah tidak kuat, sehingga menimbulkan bencana longsor," kata Kepala BMKG Jayawijaya Subahari di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (02/02/2018).

Tingginya intensitas hujan yang diprediksi berlangsung selama Februari hingga Maret ini, juga bisa membawa bahaya bagi ratusan warga yang tinggal di dekat beberapa sungai di sana.

"Potensi hujan akan terjadi pada Februari hingga Maret, dan ini akan mengakibatkan volume air di sungai semakin deras. Sekarang ini memasuki masa pancaroba sehingga curah hujan tinggi," katanya.

Jika curah hujan tinggi, kata Subahari, kemungkinan akan terjadi angin dan sangat berpotensi terjadi angin puting beliung di Jayawijaya.

"Angin puting beliung juga berpotensi terjadi apabila pertemuan angin terjadi seperti dari Selatan dan Utara ini akan membuat pusaran angin di tengah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jayawijaya Amsal Wamu mengatakan, sebanyak 21 distrik di sana langganan banjir setiap tahun, bahkan dalam setahun bisa terjadi enam kali.

Distrik-distrik tersebut menjadi langganan karena berada di Jalur Sungai Lembah Baliem. Beberapa distrik yang disebutkan misalnya Distrik Wesaput, Maima, Witawaya, Musatfak dan Distrik Kurulu.

Selain banjir, beberapa permukiman di sana rawan terkena longsor sebab berada di bawah gunung-gunung. "Di Jayawijaya, khususnya di permukiman yang berada di kawasan gunung, itu juga selalu kena longsor," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekolah hukum di Paniai hadir membangun kesadaran ketertindasan

Selanjutnya

BPBD Jayawijaya: Kebakaran hutan 2015 jadi bahan introspeksi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe