Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Sampah menumpuk, Pemkab Mimika sanksi cabut izin pengusaha
  • Minggu, 04 Februari 2018 — 21:37
  • 179x views

Sampah menumpuk, Pemkab Mimika sanksi cabut izin pengusaha

Dalam Perda itu juga diatur sanksi bagi perusahaan yang terbukti membuang sampah sembarangan maka akan menjalani pidana kurungan selama tiga bulan ditambah denda Rp 25 juta.
Ilustrasi - Jubi/Dok
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Timika, Jubi - Makin menumpuknya sampah di tepi jalan di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, membuat pemerintah mengingatkan kembali akan mencabut izin usaha perusahaan atau pengusaha yang terbukti membuang sampah tidak pada tempatnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Mimika, Lopianus Faukubun, mengatakan pengelolaan sampah di Mimika telah diatur secara tegas melalui Perda Nomor 11 Tahun 2012.

Dalam Perda itu juga diatur sanksi bagi perusahaan yang terbukti membuang sampah tidak pada tempatnya, maka akan menjalani pidana kurungan selama tiga bulan ditambah denda Rp 25 juta.

"Kalau memang ada pengusaha, klinik, toko yang melanggar ketentuan Perda itu maka kami cabut izin usahanya. Pengusaha di Timika wajib membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sebab volume sampah yang dihasilkan dari tempat-tempat itu sangat banyak," kata Lopianus, Sabtu (03/02/2018), di Timika.

Ia mengatakan persoalan pengelolaan sampah di Kota Timika menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen yang ada, bukan melulu menjadi tanggung jawab Pemda melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Limi Mokodompit, mengatakan konsentrasi sampah di Kota Timika saat ini terdapat di Distrik Mimika Baru dan Distrik Wania seperti di Jalan Hasanuddin, eks Pasar Swadaya, Jalan Budi Utomo dan kawasan Timika Indah.

"Meski sudah ada Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah di Kota Timika, namun sejauh ini Perda tersebut belum berjalan efektif," katanya.

Petugas pembersih dan pengangkut sampah di Timika nantinya akan mengangkut sampah pada 10 Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yaitu di Kantor Bupati Mimika, Timika Jaya (SP2), Karang Senang (SP3), Jalan C Heatubun Kwamki Baru, Jalan Sosial, Pasar Sentral, Kompleks Jayanti Sempan, Irigasi, Wonosari Jaya (SP4) dan Kamoro Jaya (SP1).

"Di 10 TPS itu nanti kami tempatkan papan nama, dan tempatkan petugas agar mengarahkan warga untuk membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan, sesuai dengan waktu yang ditentukan," kata Limi.

Pemkab Mimika kini mulai fokus menata sampah dan lingkungan di Kota Timika dengan menargetkan akan meraih piagam Adipura pada 2019.

Penataan sampah dan lingkungan di Kota Timika juga dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 yang dilaksanakan di Provinsi Papua, yang mana Kota Timika merupakan salah satu kota penyelenggara hajatan olahraga tingkat nasional itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Tim medis Unhas berangkat ke Asmat bulan ini

Selanjutnya

Sebelum direnovasi, diskusikan dulu ke pengurus rusunawa Uncen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5653x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2816x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2702x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe