Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua sebut sebab kematian Emakeparo diketahui setelah autopsi
  • Senin, 05 Februari 2018 — 09:55
  • 594x views

Polda Papua sebut sebab kematian Emakeparo diketahui setelah autopsi

"Belum bisa dipastikan penyebab kematiannya karena masih menunggu hasil autopsi yang dijadwalkan Senin (hari ini)," ujarnya, Minggu (04/02/2018), di Jayapura.
Ilustrasi - Tempo.co
ANTARA
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pihak Polda Papua menyatakan untuk memastikan penyebab kematian Emalukata Emakeparo (55) warga Pulau Karaka, Kabupaten Mimika, Papua, perlu dilakukan autopsi.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal, mengatakan polisi belum mengetahui penyebab kematiannya sehingga perlu dilakukan autopsi.

"Belum bisa dipastikan penyebab kematiannya karena masih menunggu hasil autopsi yang dijadwalkan Senin (hari ini)," ujarnya, Minggu (04/02/2018), di Jayapura.

Ia mengatakan komunikasi masih terus dilakukan dengan pihak keluarga agar autopsi diizinkan, sehingga penyebab kematian korban diketahui.

Kasus kematian tersebut berawal dari kasus pencurian konsentrat milik PT Freeport Indonesia di kawasan cargo dock, Portside, Timika yang terjadi Sabtu (3/2) sekitar pukul 21.40 WIT yang diduga dilakukan warga Pulau Karaka.

"Sekuriti dan Satgas Amole dari Brimob dan Lanal berhasil menangkap RN (18) yang diduga merupakan salah satu dari tiga orang pelaku. Saat hendak dibawa ke Polres Timika RN menceburkan diri ke laut dan berteriak- teriak sehingga warga menyerang dan melempari aparat keamanan," ujarnya.

Dari cargo dock ke Polres Timika harus menggunakan perahu motor sekitar 30 menit perjalanan.

Kamal membenarkan bahwa anggota sempat mengeluarkan tembakan peringatan karena diserang masyarakat, namun belum diketahui pasti apakah korban meninggal akibat terkena tembakan atau bukan karena insiden terjadi malam hari.

"Sementara pelaku pencurian konsentrat (RN) berhasil melarikan diri," kata Kombes Kamal.

"Mudah-mudahan otopsi dapat segera dilakukan sehingga penyebab kematian korban," sambung Kamal. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator Papua minta segera fungsikan Pasar Mama-Mama Papua

Selanjutnya

Pilkada Serentak 2018, Yalimo dan Pegunungan Bintang tak gunakan sistem noken

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32882x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8927x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6437x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5761x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe