Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Masyarakat adat minta pemerintah bangun jembatan di danau Sentani 
  • Senin, 05 Februari 2018 — 13:55
  • 1262x views

Masyarakat adat minta pemerintah bangun jembatan di danau Sentani 

Menurutnya, gugusan pulau-pulau di danau Sentani bagian tengah akan lebih mudah diakses jika dibangun jembatan yang menghubungkan satu pulau dengan pulau lain, yang berujung di bagian selatan danau Sentani. Sementara jalan raya akan menjadi akses penting untuk menuju kabupaten Keerom serta daerah-daerah lain di distik Ebungfauw.
Ilustrasi, jalan tol laut Mandara di selat Benoa Bali - Jubi/Engel Wally   
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi  - Menyongsong pelaksanaan PON XX tahun 2020 di provinsi Papua dan untuk memudahkan masyarakat di sekitar danau mengakses transportasi darat, masyarakat adat Sentani minta Pemerintah provinsi Papua membangun jembatan penyeberangan yang menghubungkan kampung-kampung di tengah danau Sentani dengan daratan besar.

“Atas nama masyarakat adat yang mendiami pesisir danau Sentani, kami minta kepada Gubernur Papua membangun jembatan penyeberangan dari kampung-kampung di bagian tengah danau Sentani menuju ke arah timur, termasuk jalan darat. Sehingga akses perjalanan yang nantinya digunakan masyarakat akan lebih efektif," ujar Ondoafi kampung Ifar Besar, Franz Alberth Joku, di Sentani, Senin (05/02/2018).

Menurutnya, gugusan pulau-pulau di danau Sentani bagian tengah akan lebih mudah diakses jika dibangun jembatan yang menghubungkan satu pulau dengan pulau lain, yang berujung di bagian selatan danau Sentani. Sementara jalan raya akan menjadi akses penting untuk menuju kabupaten Keerom serta daerah-daerah lain di distik Ebungfauw.

"Selain untuk kepentingan PON XX, fasilitas ini nantinya tinggal dan digunakan sebagai sarana pariwisata bagi setiap orang yang mengunjungi danau Sentani. Oleh sebab itu, hal ini pengingat bagi kami menyampaikan kepada Gubernur untuk dipertimbangkan serta dimasukkan dalam program kerja pemerintah provinsi Papua," katanya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengatakan untuk proses pembangunan fasilitas penunjang pelaksanaan PON XX tentu dari Pemerintah Pusat yang akan menyediakannya. Usulan yang disampaikan ini tentu akan didorong juga kepada Pemerintah Pusat untuk mendapat kepastian. 

"Yang penting tidak bikin kotor air di danau Sentani. Sebab air danau ini juga masih digunakan oleh masyarakat pesisir. Danau yang indah ini jangan kita kotori dengan sampah, baik dari masyarakat yang tinggal di sekitar danau maupun mereka yang datang berkunjung,” kata Gubernur Lukas.

Ditambahkan, danau Sentani juga akan dijadikan tempat mempertandingkan beberapa cabang olahraga air, seperti dayung, renang, dan ski. Menjaga kebersihan dan keindahan danau sangat penting.

“Oleh sebab itu saya mengimbau kepada semua ondoafi di danau Sentani dari timur agar memberitahukan masyarakat di masing-masing kampung untuk menjaga dan melestarikan potensi danau yang kita miliki saat ini," ungkap Gubernur Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

DAP Mamta Tabi sebut LE pejuang sejati orang Papua 

Selanjutnya

DKP Pemkab Jayapura akan bagikan 10 ribu benih ikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe