Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. 15 Februari, Yahukimo lounching 23 rute penerbangan perintis dan 18 kargo
  • Senin, 05 Februari 2018 — 18:22
  • 1917x views

15 Februari, Yahukimo lounching 23 rute penerbangan perintis dan 18 kargo

“Supaya ada rasa keadilan, kami akan berikan subsidi 23 lapter dan 18 kargo. Ini semua bertujuan untuk pembangunan daerah sampai di kampung-kampung,” kata Abock.
Pesawat kecil menjadi satu-satunya moda transportasi yang bisa mengantar penumpang dan bama serta material dari kota ke kampung-kampung di Yahukimo. Pada gambar tampak masyarakat membawa beberapa bama yang dibeli di Jayapura ke Dekai, beberapa waktu lalu. - Jubi/Yuliana Lantipo
Piter Lokon
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Yahukimo, Jubi – Jumlah rute penerbangan perintis, baik untuk penumpang (orang) dan kargo gratis (free cargo), di Kabupaten Yahukimo kini bertambah lagi, dalam tahun 218. Lounching penerbangan perdananya, direncanakan dilakukan pada Kamis, 15 Februari, pekan besok.

Penambahan rute penerbangan ke kampung-kampung tersebut sebagaimana dijanjikan Bupati Abock Busup pada 20 Juni 2017 lalu. Saat itu, Abock yang menghadiri peresmian lapangan terbang perintis di kampung Supugi, distrik Werima, mengatakan, “Supaya ada rasa keadilan, kami akan berikan subsidi 23 lapter dan 18 kargo. Ini semua bertujuan untuk pembangunan daerah sampai di kampung-kampung,” kata Abock, kala itu.

Dihubungi Senin (5/2/2018) pagi, Bupati Abock Busup mengatakan, lounching perdana rute penerbangan perintis tersebut akan dilakukan pada Kamis, 15 Februari 2018. “Awalnya direncanakan tanggal 8 Februari, tapi kita munudurkan minggu depan, tanggal 15 Februari di bandara Nop Goliat Dekai,” jelasnya.

Program subsidi tersebut dibenarkan Kepala Bandara Nop Goliat Dekai, Joko Harjani, ST, di Dekai, Minggu (4/2/2018). Ia mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan beberapa persiapan menuju lounching perdana rute-rute baru penerbangan perintis di wilayah Yahukimo.

Joko menjelaskan, sebelumnya hanya ada 7 rute penerbangan perintis, kini dengan ditambah 16 rute baru, menjadi 23 rute. Sementara untuk kargo gratis, dulunya hanya ada 4 rute, sekarang setelah ditambah 14 rute, menjadi 18 rute.

“Kita berupaya di wilayah pegunungan, kita memberikan pelayanan perhatian karena mereka sudah lama tidak tersentuh oleh pembangunan jadi kita coba dari bandara ini,” kata ujar Joko, yang menerangkan, program tersebut terlaksana dengan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Perhubungan RI.

“Intinya, ini untuk membuka keterisolasian dan memudahkan orang untuk berpergian,” lagi ucap  Kepala Bandara Nop Goliat Dekai, yang bertugas sejak tahun 2015 ini.

Berikut 23 rute penerbangan perintis untuk penumpang: Dari Dekai ke Holuwon, Anggruk, Silimo, Ninia, Sobaham, Pasema, Korupun, Ubahak, Kwelamdua, Nipsan, Wenput, Langda, Nalca, Werima/Supugi, Walma, Suru-suru, Ewer, Koroway Batu, Oksibil, Bomakia, Senggo, Herapini dan Sela.

Sedangkan untuk kargo gratis, rutenya dari Dekai ke Holuwon, Angguruk, Silimo, Ninia, Sobaham, Pasema, Korupun, Ubahak, Kwelamdua, Wenput, Langda, Nalca, Werima/Supugi, Walma, Oksibil, Herapini, Nipsan dan Sela.

Tak hanya itu, kata Joko. Pemerintah juga membuka rute interkoneksi antara kabupaten Yahukimo dengan kabupaten tetangga, yakni rute Ewer-Dekai, Oksibil-Dekai, Bomakil-Dekai, Korowai Batu-Dekai, dan Senggo-Dekai.

“Kami buat interkoneksi antara kabupaten karena di Dekai sebagai pengumpul penumpang skala kecil, sehingga dari sini bisa ke Jayapura, Wamena dan Timika,” jelasnya.

Joko mengatakan, setidaknya ada dua alasan dibukanya jalur interkoneksi Korowai Batu-Dekai. Pertama, sebagian daerah Korowai masuk dalam wilayah administrasi kabupaten Yahukimo. Kedua, sebagai alternative jalur wisatawan.

“Kalau lewat sini (Dekai), para wisatawan tidak terlalu mutar lewat Merauke, itu jauh. Tetapi kalau dari Jayapura-Dekai dan Dekai-Korowai Batu, itu lebih dekat, perjalanan lebih cepat juga untuk wisatawan.”

Hanis Kambuy, anggota DPRD Yahukimo, menilai kinerja pemerintah daerah saat ini, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur untuk kesejahteraan rakyat, terbilang cepat.

“Saya sangat apresiasi kerja-kerja Pemerintah daerah Yahukimo. Ini baru tahun kedua dan kita bisa lihat pekerjaan-pekerjaan besar sudah dilakukan dan sedang berjalan khususnya untuk infrastruktur jalan, sungai, dan transportasi udara. Sekarang, untuk transportasi udara, bertambah lewat program subsisi rute perintis, ini jelas sasaran untuk masyarakat di kampung-kampung jadi kami sebagai wakil rakyat sangat apresiasi,” kata Hanis Kambuy, yang juga Wakil Ketua Komisi C, yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Masyarakat dan Keagamaan, tersebut.

Melalui kehadiran rute penerbangan perintis dan kargo gratis tersebut, Hanis berpendapat, aktifitas perekonomian khususnya di kampung-kampung akan meningkat. (*)

loading...

Sebelumnya

Putus rantai virus HIV, selamatkan generasi penerus Tolikara

Selanjutnya

Kurangi pengangguran, Pemda Tolikara siap rekrut pencari kerja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat