close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Demokrat Papua geram SBY kembali difitnah
  • Rabu, 07 Februari 2018 — 00:13
  • 1191x views

Demokrat Papua geram SBY kembali difitnah

"Kami inginkan masalah fitnah ini clear di tingkat pusat, terutama oleh pengacara Firman Wijaya. Secara hukum kami mendorong agar semua proses berjalan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ucapnya.
Sekretaris Umum DPD Demokrat Papua Carolus Boly didampingi Apedius Mote, anggota Partai Demokrat - Jubi/Alex.
Alexander Loen
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

 

Jayapura, Jubi - Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua geram, akibat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lagi-lagi difitnah oleh oknum-oknum tertentu.

Sekretaris Umum DPD Demokrat Papua Carolus Boly menekankan, pihaknya mengutuk keras tindakan fitnah yang dilakukan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya kepada SBY terkait permasalahan e-KTP. 

"Kami Demokrat Papua turut serta bersama kawan-kawan se-Indonesia tidak menerima Ketua Umum Partai Demokrat di fitnah untuk kesekian kalinya oleh pihak-pihak tertentu," kata Carolus kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (06/02/2018) malam.

Secara struktural partai, apa yang dilakukan kepada SBY melukai hati semua kader Demokrat yang ada di Papua. 

"Kami inginkan masalah fitnah ini clear di tingkat pusat, terutama oleh pengacara Firman Wijaya. Secara hukum kami mendorong agar semua proses berjalan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ucapnya.

Untuk itu, dirinya meminta dalam menangani kasus ini, Polri tidak boleh tinggal diam, sebab Partai  Demokrat tengah berada di musim Pilkada, Pilpres dan Pileg. 

"Masa-masa ini kami Demokrat mengajak semua pihak untuk tetap menjaga suasana yang kondusif, mendukung dan tidak gaduh supaya semua proses Pilkada di Papua maupun seluruh Indonesia harus berjalan damai dan demokratis," kata dia.

Hal senada dilontarkan Apedius Mote, anggota partai berlambang mercy itu. Dirinya mengatakan jajaran pengurus Demokrat Papua tetap mendukung Ketua Umum SBY untuk melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri.

"Apa yang dilakukan Firman Wijaya tentu sudah mencemarkan nama baik ketua umum kami. Untuk itu, kami tidak akan tinggal diam karena apa yang telah dilakukan telah melukai hati kami para kader Demokrat di Papua," tukas Apedius. (*)

loading...

Sebelumnya

AJI kecam pengusiran jurnalis BBC dari Papua

Selanjutnya

Peluncuran matapapua.org untuk lindungi hak hidup masyarakat asli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4944x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4318x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4006x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2522x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2470x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe