Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Banjir laut akan serang Kepulauan Marshall
  • Rabu, 07 Februari 2018 — 09:37
  • 624x views

Banjir laut akan serang Kepulauan Marshall

“Banjir laut bandang mungkin terjadi di dalam laguna malam ini sampai Selasa malam,” menurut peringatan badan cuaca nasional National Weather Service Marshall Islands dalam sebuah prakiraan cuaca yang dikeluarkan pada hari Sabtu pagi.
Pasang laut terjadi bulan lalu di Majuro, seorang anak muda bereaksi saat digerakkan oleh gelombang pasang laut di atas tembok laut Majuro - RNZI/Giff Johnson
Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Majuro, Jubi - Gelombang pasang raksasa atau sering disebut king tides semakin meningkat sejak hari Kamis di sekitar Kepulauan Marshall, dengan banjir air laut yang diantisipasi dimulai Sabtu lalu (3/2) sampai pada puncaknya pada hari Selasa (6/2).

“Banjir laut bandang mungkin terjadi di dalam laguna malam ini sampai Selasa malam,” menurut peringatan badan cuaca nasional National Weather Service Marshall Islands dalam sebuah prakiraan cuaca yang dikeluarkan pada hari Sabtu pagi.

”Kami akan siaga hingga hari Selasa,” kata Menteri Pekerjaan Umum Tony Muller terkait persiapan mereka dalam menghadapi kemungkinan banjir Rob di Atol Majuro, ibukota negara itu yang berpenduduk sekitar 30.000 jiwa. Alat berat, termasuk buldoser, telah ditempatkan di lokasi kritis sehingga petugas darurat lapangan dapat merespon dengan sigap jika terjadi banjir di jalan atau daerah perumahan, katanya.

Jalan satu-satunya di atol karang sepanjang 48 km ini tingginya tidak lebih dari satu meter di atas permukaan laut dari sering terhalang oleh karang, batu, pasir dan sampah yang dibawa ombak.

Januari dan Februari adalah bulan dimana Kepulauan Marshall mengalami  arus pasang tertinggi tahunan seperti ini.

Kantor Penanggulangan Bencana Nasional kini dalam keadaaan siaga penuh.(*)

Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat di Guam juga mengeluarkan peringatan yang sama.

Dengan menggunakan sistem pesan teks massa untuk pertama kalinya pada hari Jumat lalu, kantor itu mengeluarkan sebuah pengumuman pasang surut raksasa, memperingatkan warga bahwa “banjir laut sangat mungkin” terjadi sampai Selasa.

Petugas pengaggulangan bencana telah meletakkan sejumlah kantong pasir di beberapa daerah pesisir yang kekurangan perlindungan garis pantai dan rentan terhadap banjir saat puncak arus pasang. (RNZI)

loading...

Sebelumnya

Feri di Kiribati belum ditemukan, 22 anak sekolah hilang

Selanjutnya

Pasca referendum, apa yang dapat dilakukan Bougainville agar mandiri?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32926x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8971x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6480x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5926x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5637x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe