Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPRP pastikan tak ada upaya menjegal kandidat tertentu
  • Rabu, 07 Februari 2018 — 18:04
  • 781x views

DPRP pastikan tak ada upaya menjegal kandidat tertentu

“DPRP atau pansus DPRP tidak punya kewenangan menyatakan ijazah seseorang palsu atau tidak. Yang berhak menyatakan itu adalah putusan pengadilan,” kata Ruben kepada Jubi, Rabu (07/02/2018).
Ilustrasi gedung DPR Papua – Jubi/Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi I DPR Papua (DPRP) bidang politik, hukum dan HAM, Ruben Magai, memastikan tak ada upaya pihaknya menjegal bakal calon gubernur Papua tertentu, melalui panitia khusus pemilihan gubernur (pansus pilgub) yang dibentuk lembaga dewan.

Ia mengatakan, jika selama ini ada pihak yang khawatir pansus pilgub DPR Papua akan menjegal kandidat tertentu terkait dugaan ijazah palsu ketika melakukan verifikasi, prasangka itu tidak benar.

“DPRP atau pansus DPRP tidak punya kewenangan menyatakan ijazah seseorang palsu atau tidak. Yang berhak menyatakan itu adalah putusan pengadilan,” kata Ruben kepada Jubi, Rabu (07/02/2018).

Menurutnya, kewenangan pansus pilgub DPRP hanya memverifikasi keabsahan administrasi umum dan khusus bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“DPRP bukan hakim atau institusi penegak hukum. Tidak perlu khawatirkan kalau pansus akan menjegal kandidat tertentu. Semua pihak harus mengerti itu. Pansus ini bekerja berdasarkan peraturan daerah khusus (Perdasus) Nomor 6 Tahun 2011,” ujarnya.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, mengatakan hal yang sama. Wonda bahkan menjamin, pansus pilgub DPRP tidak akan bermain “curang” dalam melaksanakan tugasnya.

“Saya ketua DPRP menjamin itu. Saya berbagai pihak ragu jangan sampai dalam verifikasi, ada upaya menjegal kandidat tertentu, DPRP sama sekali tidak dalam posisi itu. Kedua bakal pasangan calon adalah putra terbaik Papua,” ucap Wonda.

Menurutnya, DPRP mempertahankan keberadaan pansus pilgub, karena keberadaan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Parlemen setempat tak ingin satu per satu pasal dalam UU itu dihilangkan.

“Jangan hari ini satu pasal hilang, besok satu pasal hilang, lusa satu pasal hilang, akhirnya tak ada lagi kekhususan, itu tidak boleh. Kami yang membuat Perdasus Nomor 6 Tahun 2001, sehingga kami mempertahankan regulasi itu,” ujarnya.

Kata Wonda, apa yang dilakukan pihaknya sudah sesuai aturan. Pihak terkait di Jakarta juga memahami itu dan memberikan ruang kepada DPR Papua untuk melaksanakan tahapan bersama KPU. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengusiran wartawan BBC dinilai mencoreng wajah Presiden Jokowi

Selanjutnya

Ketua DPRP: Perpecahan internal lembaga berakhir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat