Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Tuntut kejelasan Pansus, Foberja memalang pintu DPRD Jayawijaya
  • Rabu, 07 Februari 2018 — 18:35
  • 949x views

Tuntut kejelasan Pansus, Foberja memalang pintu DPRD Jayawijaya

Aksi itu dilakukan terkait  kelanjutan petisi warga yang minta pembentukan Panitia khusus dewan menelusuri Pilkada.
Aksi pemalangan pintu ruang sidang DPRD Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Ratusan masyarakat Kabupten Jayawijaya memalang pintu masuk dan keluar kantor dewan perwakilan rakyat daerah tempat. Aksi itu dilakukan terkait  kelanjutan petisi warga yang minta pembentukan Panitia khusus dewan menelusuri Pilkada.

“Saat kami datang, anggota DPRD langsung keluar dan mengkunci pintu, sehingga kami memalang pintu ruang sidang, pintu masuk depan dan belakang,” kata Sekretaris Forum Bersama Rekonsiliasi Jayawijaya (Foberja), Robertus Sorabut, melakukan pemalangan kantor DPRD Jayawijaya, Rabu (7/2/2018).

Sorabut menyatakan tidak bermaksud melakukan tindakan anarkis, namun hanya datang meminta aspirasi dengan baik. Ia menegaskan DPRD adalah rumah yang seharusnya menerima dan mendengar serta melaksanakan aspirasi rakyat.

“Karena masyarakat melihat banyak kejanggalan yang terjadi di Pilkada Jayawijaya,” kata Sorabut menambahkan.

Ia menuntut dewan sebagai perantara suara rakyat harus meneruskan dan memperjuangkan, hak demokrasi rakyat. “Kami tidak melarang siapa pun maju di Pilkada Jayawijaya, tetapi cara-cara yang mematikan demokrasi yang kami tak setuju,” katanya.

Wakil ketua DPRD Jayawijaya, Soleman Elosak, mengakui Pansus Pilkada Jayawijaya yang telah didorong oleh komisi A masih menunggu persetujuan tanda tangan pimpinan dewan.

“Komisi A telah mengkonsep dan menjalankan rancangan pembentukan pansus, hanya saja masih menunggu pimpinan DPRD,” kata Soleman. (*)

loading...

Sebelumnya

SMAN 1 Wamena simulasi ujian berbasis komputer

Selanjutnya

Dapil Pileg di Jayawijaya bergeser

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat