close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Setelah Indonesia, Komisaris Tinggi HAM PBB kunjungi PNG dan Fiji
  • Kamis, 08 Februari 2018 — 12:06
  • 911x views

Setelah Indonesia, Komisaris Tinggi HAM PBB kunjungi PNG dan Fiji

Pada tanggal 10 Februari pukul 19.00 waktu setempat, Komisaris Tinggi akan memberikan kuliah umum di Universitas Pasifik Selatan. Pidatonya akan disiarkan secara langsung di 12 kampus Universitas tersebut.
Zeid Raad Al Hussein, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia - Reuters Photo/Denis Balibouse
Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Bern, Jubi - Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Zeid Ra'ad Al Hussein, Senin (5/2/2018) lalu telah memulai kunjungan resmi ke Indonesia, Papua Nugini dan Fiji, atas undangan pemerintah negara-negara ini.

Dari 5-7 Februari, Komisaris Tinggi Zeid berada di Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan mengadakan diskusi dengan beberapa pejabat tinggi, lembaga-lembaga HAM nasional Indonesia dan perwakilan masyarakat sipil yang menangani masalah HAM, serta para pemimpin-pemimpin agama.

Pada tanggal 8 Februari, Zeid akan mengunjungi Port Moresby, di mana dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Peter O'Neill, pejabat tingkat tinggi lainnya, Ketua dan Juru Bicara Parlemen dan Ketua Mahkamah Agung, serta masyarakat sipil untuk membahas  masalah-masalah kunci bidang HAM di negara ini.

Dari tanggal 9 sampai 12 Februari, Zeid akan mengunjungi Fiji, dan akan bertemu Presiden Jioji Konousi Konrote, Perdana Menteri Voreqe Bainimarama, Jaksa Agung Aiyaz Sayed-Khaiyum, dan pejabat tingkat tinggi lainnya, serta Fiji Human Rights and Komisi Anti-Diskriminasi, Juru Bicara Parlemen, politisi dari blok oposisi, dan perwakilan masyarakat sipil, termasuk para pemimpin agama.

Pada tanggal 10 Februari pukul 19.00 waktu setempat, Komisaris Tinggi akan memberikan kuliah umum di Universitas Pasifik Selatan. Pidatonya akan disiarkan secara langsung di 12 kampus Universitas tersebut. Keesokan harinya, Zeid akan mengunjungi Teluk Natewa, di mana dia akan bertemu masyarakat dari kampung pertama yang telah terlantar dari rumah mereka  akibat perubahan iklim. (PINA)

loading...

Sebelumnya

Dua negara Pasifik ini belum sepenuhnya “bebas”

Selanjutnya

Ancaman kontaminasi Sianida di Kepulauan Solomon

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4168x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe