Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Bisnis perhotelan tak ingin hanya mengejar PON
  • Kamis, 08 Februari 2018 — 19:40
  • 851x views

Bisnis perhotelan tak ingin hanya mengejar PON

“Kami menyediakan 100 kamar karena sisanya ada tamu-tamu yang sudah stay, sehingga tidak bisa diberikan semua kamar,” kata Ary Eka Ekaningsih, Director of Sales Swissbelhotel Jayapura kepada Jubi.
Pelayan kafe Hotel Horison Jayapura sedang melayani tamu – Jubi/ Sindung Sukoco.
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Dari kebutuhan kamar hotel untuk 14.000 tamu PON XX, perhotelan di Papua  diperkirakan hanya mampu memenuhi 7.000 kamar. Pertumbuhan hotel baru tidak akan mungkin dilakukan hanya untuk mengejar satu iven.

Menyambut PON XX yang akan berlangsung pada 2020 atau dua tahun lagi, kalangan perhotelan sudah mulai berbenah. Namun pembenahan bukan pada penambahan jumlah kamar untuk memenuhi kekurangan. Hanya membenahi pelayanan.

Hotel Swiss-Bel Jayapura misalnya, telah menyiapkan 100 kamar dari 152 kamar di hotel bintang empat yang terletak di kawasan bisnis Kota Jayapura tersebut.

“Kami menyediakan 100 kamar karena sisanya ada tamu-tamu yang sudah stay, sehingga tidak bisa diberikan semua kamar,” kata Ary Eka Ekaningsih, Director of Sales Swissbelhotel Jayapura kepada Jubi.

Ia mengatakan, untuk alokasi kamar dari Panitia PON XX belum ada pemesanan. Karena itu semua kamar masih terbuka untuk umum.

“Tapi wacananya (untuk PON nanti) akan diperuntukkan buat pejabat,” katanya.

Menurut Ary, proyek akomodasi masih berjalan di hotelnya dan pastinya pada saat pelaksanaan PON XX sudah siap untuk menampung peserta.

Hotel Horison Jayapura di Jalan Percetakan Negara II, Jayapura Utara juga siap mendukung PON XX.

General Manager Hotel Horison Jayapura Eddy Soenarno Soerjaningrat menunjukkan semangatnya menyambut iven bergengsi tersebut.

“Kami akan memberikan yang terbaik untuk kesuksesan PON XX di Papua, kami bangga menjadi bagian iven terbesar dan semua mata akan tertuju ke Papua,” katanya kepada Jubi.

Hotel bintang tiga itu memiliki 108 kamar. Eddy mengatakan bahwa yang akan dilakukan manajemen untuk menyambut PON adalah memperbarui kembali (refurbhis).

“Kami sedang giat melakukan refurbhis penggantian sofa, tempat tidur, agar kenyamanan tamu makin kami tingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, katanya, untuk keamanan tamu, selain Tim Security, Hotel Horison juga dilengkapi dengan akses yang hanya bisa dilalui oleh tamu-tamu hotel ke kamar-kamar. Selain itu juga dilengkapi dengan CCTV yang beroperasi selama 24 jam di semua sudut dan area hotel.

“Tim Panitia PON XX sudah mengundang kami, juga pihak hotel lain guna menyambut pelaksaan PON XX agar berlangsung sukses,” katanya.

Hotel Horison tidak akan menambah kamar. Jalan keluar untuk menampung tamu lebih banyak, kata Eddy, akan disiasati dengan penambahan extra bed di setiap kamar.

“Untuk Horison Jayapura kami terbuka untuk siapa saja, apakah untuk atlet atau official yang jelas kami akan memberikan yang terbaik untuk kelancaran dan kesuksesan iven besar ini,” ujarnya.

Sekretaris DPD (Dewan Pengurus Daerah) PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran) Papua Salim mengatakan, saat ini tercatat infrastruktur sarana dan prasarana ketersediaan hotel di Kota Jayapura sebanyak 4.000 kamar.

“Tapi progres 2020 ada enam hotel yang sedang dibangun dan akan beroperasi sebelum 2020 dengan kamar masing-masing 300 sampai 500, jadi nanti akan ada 7.000 kamar,” katanya.

Hanya saja, lanjut Salim, persoalannya berdasarkan informasi dari Pemerintah Kota Jayapura kebutuhan kamar untuk PON XX untuk 14.000 tamu.

“Kita menyarankan kemarin ketika tiba pada hari H yang memungkinkan tambahan sarana dan prasarana di hotel yaitu dengan cara menjadikan kamar ballroom, yaitu  penambahan extra bed,” katanya.

Kemudian, kekurangan akomodasi dipenuhi dengan menggunakan gedung milik pemerintah provinsi dan kota. Karena itu sudah harus mulai diinventarisir sarana-sarana pemerintah yang bisa digunakan untuk menampung atlet dari luar. Sarana ini tentu saja harus didukung dengan kelayakan kamar mandi serta sumber-sumber yang ada di dalamnya.

“Kalau kita dari PHRI sebenarnya dari sisi SDM kita siapkan, bagaimana kesiapan tenaga kerja apakah bisa SDM-nya,” ujarnya.

Salim mengingatkan agar beban kamar untuk akomodasi tidak ditumpukan ke PHRI saja.

“Sebab jika kita dorong para pengusaha hotel hanya mempersiapkan kamar untuk PON saja, tentunya bukan enaknya satu bulan, tapi sakitnya bertahun-tahun,” katanya.

Menurutnya pemerintah harus mencari cara bagaimana meng-cover kekurangan akomodasi.

“Dari dinas kemarin sudah menyampaikan bahwa akan melibatkan semua paguyuban dan kita support kalau memang ada tenaga ekstra kita, karena ada pelatihan dari PHRI  supaya orang merasakan pelayanan yang sama dari hotel dan kita akan melakukan pelatihan lokal untuk para tenaga lokal, khususnya di tempat makan sepanjang pantai atau hal ini dinamakan upgrading skill dan ini tidak butuh waktu yang lama, seminggu cukup dan prakteknya itu pada industri,” katanya.

Ia mengingatkan juga agar fokus pada kesiapan daerah menyiapkan sumber daya alam dan pedagang pasar untuk tidak akan menaikkan harga, karena permintaan tinggi.  Sebab masyarakat juga akan mendapat imbas dan dampak negatifnya.

“Kegiatan di Jayapura sebanyak 65 persen itu dari pemerintah, bisnis belum mampu, industri belum ada, kalau di Jawa pabrik ada,” katanya.

Jadi pertumbuhan bisnis perhotelan mempertimbangkan kondisi tersebut. Karena itu investor sangat hati-hati untuk membangun banyak hotel yang hanya dikejar untuk PON 2020. (*)

loading...

Sebelumnya

Gali potensi daerah, jangan hanya migrasi ke Kota

Selanjutnya

Lanny Jaya daerah tercepat cairkan dana desa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat