Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Seribu OAP diberi beasiswa kuliah
  • Kamis, 08 Februari 2018 — 23:47
  • 849x views

Seribu OAP diberi beasiswa kuliah

"Khusus 1.000 kuota diperuntukkan bagi putra-putri asli orang Papua yang akan direkrut oleh Dinas Pendidikan setempat bersama tim, sedangkan sisanya 100 kuota lainnya  disediakan untuk pelamar yang bukan OAP namun lahir besar di Bumi Cenderawasih," kata Didin di Jayapura, Kamis (08/02/2018).
Ilustrasi Mahasiswi asal Papua - Jubi/Unnes.ac.id
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Edho Sinaga

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua dan Papua Barat diberikan 1.100 kuota beasiswa kuliah dari pemerintah pusat melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Direktur Kemahasiswaan Direktorat Belmawa Kemenristekdikti Didin Wahidin di Jayapura, mengatakan dari kuota 1.100 kouta tersebut terbagi menjadi Papua Barat 225 kuota, Papua 375 kuota, program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 400 kuota, program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) kuota 300 dan kabupaten 3T di Bumi Cenderawasih 100 kuota.

"Khusus 1.000 kuota diperuntukkan bagi putra-putri asli orang Papua yang akan direkrut oleh Dinas Pendidikan setempat bersama tim, sedangkan sisanya 100 kuota lainnya  disediakan untuk pelamar yang bukan OAP namun lahir besar di Bumi Cenderawasih," kata Didin di Jayapura, Kamis (08/02/2018).

Menurut Didin, khusus untuk program beasiswa ADIK sudah dimulai sejak 2012,  dan dari tahun ke tahun Direktorat Belmawa selalu berupaya memperbaiki kualitasnya hingga bagian tes penerimaan sehingga ada perbaikan nilai para mahasiswa.

"Proses perekrutan pelamar di Papua pastinya tidak sama dengan daerah lain. Kami menggunakan Tes Potensi Akademi (TPA) yang memiliki nilai prediksi dalam meramalkan tingkat keberhasilan siswa dalam program pendidikan di perguruan tinggi," ujarnya.

Pihaknya berkeinginan, agar kuota yang ditetapkan bisa terisi penuh, dengan maksud orangnya ada dan tingkat yang dipersyaratkan juga dipenuhi. Hal ini bertujuan agar Papua dan Papua Barat dapat sukses dalam meningkatkan sumber daya manusianya.

"Dalam penyamaan persepsi dan sosialisasi beasiswa program ADIK untuk OAP 2018 ini, kami memperoleh informasi mengenai kendala yang dihadapi dari tiap kabupaten berbeda-beda, tapi akan coba diminimalisir sebaik mungkin," kata Didin.

Kata Didin, Direktorat Belmawa juga berupaya agar pendaftaran bagi beasiswa ADIK ini tidak hanya dilakukan secara daring (dalam jaringan/online), namun juga luring (luar jaringan/manual), sehingga jangan sampai putra-putri Papua tidak diterima di perguruan tinggi hanya karena tidak adanya jaringan internet. (*)

loading...

Sebelumnya

Rumah singgah tempat ODHA mengadu

Selanjutnya

Ingin lolos akreditasi, RSUD Jayapura butuh Rp68 miliar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 3579x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2628x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2461x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe