Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Relawan medis tekankan pentingnya pendidikan gizi di Pasifik
  • Jumat, 09 Februari 2018 — 12:30
  • 473x views

Relawan medis tekankan pentingnya pendidikan gizi di Pasifik

Selama berkarya di pulau itu dia melakukan pemeriksaan berbagai masalah kesehatan dan terutama, semakin banyak penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang terlalu kaya karbohidrat dari tanaman umbi-umbian dan nasi putih, namun kekurangan protein serta sayuran.
Ilustrasi seorang anak berbelanja sayur mayur - RNZI/SPC
Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Lamap, Jubi - Seorang relawan dokter yang sudah lama bekerja di sejumlah daerah terpencil di Pasifik mengatakan pendidikan masyarakat tentang pola makanan yang baik untuk memerangi penyakit-penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi perlu dilakukan.

Derek Allen telah menghabiskan 30 tahun terakhir bekerja di berbagai daerah terpencil di seluruh dunia yang mengalami keterbatasan layanan kesehatan profesional.

Setelah bekerja hampir dua bulan di Lamap di Pulau Malekula, Vanuatu, memberikan perawatan medis bersama tim perawat di rumah sakit setempat.

dr. Allen, yang berasal dari Selandia Baru, mengatakan selama berkarya di pulau itu dia melakukan pemeriksaan berbagai masalah kesehatan dan terutama, semakin banyak penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang terlalu kaya karbohidrat dari tanaman umbi-umbian dan nasi putih namun kekurangan protein serta sayuran.

Dia mengatakan kelebihan berat badan adalah masalah kesehatan yang umum di Lamap dan dapat menyebabkan komplikasi dengan masalah kesehatan lainnya.

“Stres - akibat tekanan darah mereka terlalu tinggi - banyak orang yang menderita diabetes karena kelebihan berat badan.

“Selain itu, banyak juga kasus KDRT di sini. Dalam dua atau tiga minggu terakhir saya mungkin sudah melayani empat kasus KDRT - perempuan-perempuan yang dipukul oleh suami mereka.”

dr. Allen mengatakan bahwa provinsi tersebut telah merekrut dokter selama enam tahun terakhir namun tidak ada yang mengisi posisi tersebut karena para profesional bidang kesehatan lebih memilih untuk bekerja di kota-kota utama seperti Port Vila dan Santo.(RNZI)

loading...

Sebelumnya

Komunitas bersama Pasifik bukan kepentingan strategis global Australia saat ini

Selanjutnya

Blokade jalur Kokoda di PNG : Pembangunan belum wujudkan manfaat ekonomi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2903x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe