Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Guru SMA dan SMK di Nabire belum terima gaji
  • Jumat, 09 Februari 2018 — 18:55
  • 1314x views

Guru SMA dan SMK di Nabire belum terima gaji

Kondisi itu merepotkan karena mereka harus bekerja lebih saat mendekati ujian nasional.
ilustrasi, para siswa. Jubi/Dok
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Guru di kabupaten Nabire belum terima gaji sejak diberlakukan pengalihan gaji Guru SMA dan SMK dari kabupaten ke Provinsi. Kondisi itu merepotkan karena mereka harus bekerja lebih saat mendekati ujian nasional.

“Hingga saat ini saya  dan teman-teman sesama guru SMK maupun SMA belum terima gaji,” kata seorang guru SMKN 2 Nabire, Yanuarius Wakei, Rabu (07-02/2018).

Ia mengaku gaji sudah macet sejak dua bulan, mulai Januari hingga Februari. Meski belum menerima upah Wakei tetap melakukan aktifitas mengajar seperti biasa. “Mau bagaimana lagi, kami punya tanggung jawab mengajar, meski kewajiban pemeirntah belum memenuhi,” kata Wakei menambahkan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebai, membenarkan mandegnya gaji guru SMA dan SMK di daerahnya. Ia menjelaskan belum tur7un gaji guru itu tanggung jawab provinsi.

“Untuk Papua sejak Januari Kabupaten Nabire telah melepas maka seharusnya Propinsi sudah menyiapkan dana untuk membiayai mereka dan membayar upah mereka,” ujar Tebai.

Ia menjelaskan  SK alih fungsi dan SK peraturan pemerintah PP  sudah dikeluarkan provinsi, maka keuangan pemerintah  daerah Nabire tidak akan membayar gaji guru tersebut.  Menurut Tebai Berkas guru sudah dikirim tiga kali sejak tahun 2017 mulai bulan Juli ke provinsi. (*)

loading...

Sebelumnya

Usai dipalang para wakil rakyat, aktivitas kantor DPRD Biak kembali normal

Selanjutnya

Pengunjung obyek wisata Biak keluhkan pungutan parkir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 7310x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6318x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5908x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4049x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe