TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. OAP di Puncak Jaya capai seratusan ribu jiwa
  • Jumat, 09 Februari 2018 — 22:19
  • 1616x views

OAP di Puncak Jaya capai seratusan ribu jiwa

"Untuk penduduk Kabupaten Puncak Jaya yang belum mempunyai e-KTP akan terus didorong untuk memiliki agar mempermudah dalam menikmati pelayanan publik," ujar Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, Jumat (09/02/2018).
Ilustrasi Gubernur Papua Lukas Enembe saat memasang tanda pangkat kepada Bupati Puncak Jaya terpilih pilkada 2017, Yuni Wonda - Jubi/Dok.
ANTARA
[email protected]
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak Jaya mengklaim Orang Asli Papua (OAP) di wilayahnya sebanyak 100.094 jiwa. Jumlah ini diperoleh berdasarkan pendataan OAP yang sudah membuat Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda mengatakan, untuk penduduk non Papua tercatat sekitar 20 ribu jiwa, meskipun masih ada yang belum didata karena belum memiliki e-KTP (KTP elektronik).

Menurut Yuni, jika sudah memiliki e-KTP maka secara otomatis akan kelihatan jumlahnya, karena orang Papua pasti memiliki marga dan data OAP di Kabupaten Puncak Jaya ini sudah valid. 

"Untuk penduduk Kabupaten Puncak Jaya yang belum mempunyai e-KTP akan terus didorong untuk memiliki agar mempermudah dalam menikmati pelayanan publik," ujar Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, Jumat (09/02/2018).

Dijelaskan Yuni, langkah mendorong kepemilikan e-KTP ini dilakukan dengan cara memberi anggaran khusus kepada Kepala Dinas Kependudukan untuk berkeliling ke setiap distrik melakukan pendataan. 

"Sehingga dengan adanya data tersebut akan mudah sekali untuk dibedakan antara orang asli Papua dan orang non Papua," terangnya.

Sementara, hampir seluruh Kabupaten dan Kota di Bumi Cenderawasih telah menindaklanjuti kebijakan Gubernur terkait pendataan Orang Asli Papua (OAP), hal ini terungkap dalam laporan para Bupati dan Walikota pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) se-Provinsi Papua yang berlangsung selama dua hari pada 7 hingga 8 Februari 2018 di Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura. (*)

loading...

Sebelumnya

Berada di ranking 20, Sekda Lanny Jaya: Kami tidak berkecil hati

Selanjutnya

KPU se Papua ikut Bimtek penyelesaian sengketa Pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat