Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Papua minta dibangun PLBN di Merauke dan Boven Digoel
  • Sabtu, 10 Februari 2018 — 22:38
  • 3484x views

Papua minta dibangun PLBN di Merauke dan Boven Digoel

"Ternyata belum adanya pos lintas batas yang memadai sehingga orang masih bebas melintas tanpa ada pengawasan yang ketat. Hal ini dikarenakan belum ada kantor lintas batas seperti yang telah dibangun di Skouw," kata Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Wilayah perbatasan Merauke dengan negara tetangga Papua Nugini di Sota - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) representatif di tapal batas Merauke dan Boven Digoel, seperti yang telah dibangun di Skouw, distrik Muara Tami, kota Jayapura, yang berbatasan dengan wilayah Papua Nugini.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengemukakan hal itu di Jayapura, Sabtu (10/02/2018), setelah sebelumnya berkunjung ke kabupaten Merauke dan melihat langsung wilayah perbatasan di sana.

"Ternyata belum adanya pos lintas batas yang memadai sehingga orang masih bebas melintas tanpa ada pengawasan yang ketat. Hal ini dikarenakan belum ada kantor lintas batas seperti yang telah dibangun di Skouw," kata Lukas.

Oleh karena itu, Lukas berharap ke depan Presiden Joko Widodo dapat fokus juga dalam membangun pos lintas batas di dua daerah yakni kabupaten Merauke dan Boven Digoel.

"Sebagian batas wilayah RI-PNG di Provinsi Papua hingga kini masih perlu ditata dengan baik sehingga ke depan dapat memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.

Gubernur Papua periode 2013-2018 yang maju lagi untuk mendapatkan periode keduanya pada pilkada 2018, mengaku akan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan pos lintas batas di wilayahnya yang menghubungkan Bumi Cenderawasih dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG).

PLBN representatif yang sudah dibangun di Skouw, kota Jayapura, menjadi ukuran sehingga pihaknya berharap agar di beberapa daerah seperti Merauke dan Boven Digoel bisa dibangunkan bangunan serupa.

Menurut Lukas, PLBN tersebut amat penting untuk meningkatkan pelayanan di wilayah perbatasan RI-PNG seperti Boven Digoel, kota Jayapura, Merauke, Pegunungan Bintang, dan Keerom.

"Pembangunan pos lintas batas ini dirasa perlu, selain untuk meningkatkan kerja sama dengan negara tetangga juga diharapkan menjadi destinasi wisata kawasan perbatasan," ujarnya.

Sebelumnya, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bakal mengembangkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu di Sota, kabupaten Merauke.

"Yang sudah pasti akan dibangun adalah di Sota. Yang lainnya akan kami bahas dahulu bersama-sama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)," kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Sri Hartoyo.

Tujuh PLBN yang telah dikembangkan di kawasan perbatasan adalah PLBN Entikong, PLBN Badau, dan PLBN Aruk (Kalimantan Barat), PLBN Motaain, PLBN Motamasin, dan PLBN Wini (Nusa Tenggara Timur) dan PLBN Skouw (Provinsi Papua). Tujuh PLBN tersebut telah dibangun dalam periode 2015-2017.

Pada 2018 yang sudah pasti akan dibangun adalah PLBN Sota, kabupaten Merauke.

Sementara itu, ada delapan PLBN yang rencananya akan dibangun pada 2019 yaitu di pulau Rupat kabupaten Bengkalis provinsi Riau, PLBN di pulau Serasan kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, PLBN Jogoi Babang kabupaten Bengkayang provinsi Kalbar, PLBN Jasa kabupaten Sintang provinsi Kalbar. PLBN Sie Nyamuk kabupaten Nunukan provinsi Kaltara, PLBN Napan kabupaten Timor Tengah Utara provinsi NTT, PLBN Maritaing kabupaten Alor provinsi NTT, dan PLBN Oepoli kota Kupang Provinsi NTT.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Tjahjo Kumolo, juga memastikan untuk PLBN Sota yang dibangun pada 2018 sudah disiapkan pendanaannya.

Tjahjo Kumolo yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri itu memaparkan pembangunan Sota pada tahun ini disebabkan antara lain cukup aktifnya lalu lintas manusia dan barang di kawasan tersebut. (*)

loading...

Sebelumnya

Tak ada tenaga medis di Kampung Alatep selama tiga tahun

Selanjutnya

Pasca gelombang pasang, masyarakat Komolom Kimaam hanya makan ikan dan kelapa kering

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe