Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Badan Arkeologi Papua akan kembali kelola situs Tutari
  • Senin, 12 Februari 2018 — 14:30
  • 419x views

Badan Arkeologi Papua akan kembali kelola situs Tutari

Karena selama ini dinilai kurang dikelola baik, Badan Arkeologi Papua akan kembali mengelola situs megalitikum di bukit Tutari Doyo Lama distrik Waibhu kabupaten Jayapura. Badan Arkeologi Papua merasa penting untuk melihat dan mengelola kembali peninggalan prasejarah ini agar menjadi tempat penelitian dan bahan edukasi bagi masyarakat setempat dan bisa menjadi tempat kunjungan pariwisata. 
Pemberian buku hasil penelitian Badan Arkeologi Papua kepada Bupati Jayapura - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi  - Karena selama ini dinilai kurang dikelola baik, Badan Arkeologi Papua akan kembali mengelola situs megalitikum di bukit Tutari Doyo Lama distrik Waibhu kabupaten Jayapura. Badan Arkeologi Papua merasa penting untuk melihat dan mengelola kembali peninggalan prasejarah ini agar menjadi tempat penelitian dan bahan edukasi bagi masyarakat setempat dan bisa menjadi tempat kunjungan pariwisata. 

"Kami bersyukur bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait hal ini, sehingga ke depan situs Tutari dapat dikelola dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat lokal, bisa juga sebagai tempat pariwisata pendidikan. Kami juga memberikan sejumlah buku berisikan hasil penelitian kami tentang budaya dan prasejarah masyarakat Sentani dan Jayapura," ujar Kepala Badan Arkeologi Papua, Gusty Made Sudarmik, usai pertemuan dengan Bupati Jayapura di Kantor Bupati, di Gunung Merah Sentani, Senin (12/02/2018).

Situs Tutari terletak di atas perbukitan dekat kampung Doyo Lama. Situs megalitikum Tuturi telah ada ratusan tahun silam. Situs ini terdiri atas bebatuan yang bergambarkan ukiran dan motif dari Sentani, ada juga yang berbentuk ikan, kura-kura, dan benda-benda budaya lainnya. 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, menyambut baik rencana Badan Arkeologi Papua untuk menjadikan situs Tutari sebagai tempat edukasi dan bahan ajar bagi siswa sekolah serta masyarakat umum untuk kepentingan pariwisata.

"Nanti ada surat Bupati Jayapura yang dikeluarkan dan ditujukan kepada masing-masing sekolah untuk memasukkan satu bahan pendidikan dalam kurikulum muatan lokal terkait pendidikan benda-benda prasejarah dan budaya. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh Badan Arkeologi Papua bisa menjadi dasar bagi masyarakat adat dalam perkembangan kebangkitan masyarakat adat yang sudah kita canangkan," jelas Bupati Jayapura. (*)

loading...

Sebelumnya

BNN gelar sosialisasi di Doyo Lama 

Selanjutnya

Wabup: Minol musuh bersama masyarakat 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5641x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2808x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2698x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe