Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polemik Pilgub, KPU Papua : Kita tunggu sampai jam 11 malam
  • Senin, 12 Februari 2018 — 16:51
  • 654x views

Polemik Pilgub, KPU Papua : Kita tunggu sampai jam 11 malam

"Nanti kita lihat, apa langkah yang kami ambil, karena semua tahapan kami konsultasikan dengan Bawaslu dan pimpinan kami di Jakarta," ujarnya.
Ilustrasi kantor KPU Papua - Jubi/Dok.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Senin malam ini, tepatnya pukul 23.00 Waktu Papua (WP), KPU setempat akan memutuskan apakah menetapkan kemudian mengumumkan bakal pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Papua sebagai pasangan calon, ataukah menunda.

Hal ini kemudian dipertegas oleh Komisioner KPU Papua, Musa Sombuk kepada sejumlah wartawan. Menurut Musa, pihaknya baru akan menentukan langkah selanjutnya pada pukul 23.00 WP, karena hingga kini KPU Papua belum menerima dokumen keaslian bakal paslon dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

"Nanti kita lihat jam 23:00. Sampai sekarang dokumen keaslian itu dimana. Sampai sekarang belum ada dokumennya di KPU," kata Sombuk, Senin (12/02/2018).

Menurutnya, KPU Papua berusaha mematuhi aturan. Ini sebabnya pihak penyelenggara meminta penetapan diskors hingga pukul 23.00 WP.

"Nanti kita lihat, apa langkah yang kami ambil, karena semua tahapan kami konsultasikan dengan Bawaslu dan pimpinan kami di Jakarta," ujarnya.

Katanya, KPU Papua telah mengundang MRP, namun lembaga kultur itu tidak hadir. KPU juga belum dapat memastikan, apakah kemungkinan ada bakal paslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak.

"Kami belum tahu. Nanti pukul 23.00, baru kita bicara. Dokumen keaslian itu penting, tanpa keaslian orang Papua, sama saja dengan pilgub daerah lain. Tapi ini ranahnya MRP. Ada berbagai kemungkinan. Kita jalankan proses pleno dulu," katanya.

Sementara, Ketua Bawaslu Papua Fegie Wattimena mengatakan, syarat keaslian orang Papua belum diterima KPU, padahal itu merupakan persyaratan mutlak.

"Itu syarat mutlak sehingga paslon ini dapat memenuhi syarat. Kita kembali kepada aturan. Jangan main-main dengan aturan. Kami penyelenggara, KPU dan Bawaslu akan kena tegur kalau tidak bekerja sesuai aturan," kata Fegie.

Fegie berujar, ini merupakan ranah MRP. Namun seharusnya hari ini MRP menyerahkan hasil verifikasi atau pertimbangan keaslian, sebagai salah satu persyaratan bakal pasangan calon. (*)

loading...

Sebelumnya

MRP: Berkas Pilgub Papua? Belum kami bahas

Selanjutnya

Polemik Pilgub, Bawaslu Papua: Tahapan harus sesuai aturan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2852x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2595x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1504x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1298x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe