Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. KPU Jayawijaya menetapkan satu Paslon
  • Senin, 12 Februari 2018 — 17:38
  • 1315x views

KPU Jayawijaya menetapkan satu Paslon

Penetapan  dilakukan merujuk pendaftaran bakal calon mulai 8 hingga 10 Januari dan perpanjangan waktu pendaftaran 19 hingga 21 Januari 2018.
Komisioner KPU saat memberikan keterangan pers usai penetapan pasangan calon pilkada Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten Jayawijaya telah menetapkan pasangan Jhon R Banua-Marthin Yogobi sebagai satu satunya calon pada pilkada 2018. Penetapan  dilakukan merujuk pendaftaran bakal calon mulai 8 hingga 10 Januari dan perpanjangan waktu pendaftaran 19 hingga 21 Januari 2018.

"Pasangan calon yang memenuhi syarat dalam pendafatran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada pilkada 2018, adalah pasangan Jhon Richard Banua-Marthen Yogobi," kata Ketua KPU Jayawijaya Adi Wetipo, kepada wartawan, saat pengumuman penetapan calon, pada Senin (12/2/2018).

Ia menjelaskan saat tahapan pendataran di KPU Jayawijaya ada empat bakal calon, namun sebagian dari calon  yang mendaftar tidak melengkapi berkas yang menjadi syarat. Sehingga dinyatakan tidak lolos dan sudah disampaikan dalam kronologis pendaftaran bupati dan wakil bupati Jayawijaya 2018.

"Keputusan ini disampaikan kepada pasangan calon di Wamena, pimpinan partai politik pengusung pasangan calon, Panwaslu," kata ,” kata Adi , menjelaskan.

Ia tak memungkiri salah satu pasangan calon yang dinyatakan tidak lolos telah mengadukan KPU Jayawijaya ke PTUN di Makassar.  KPU menilai proses hukum yang sedang ditempuh oleh calon tersebut merupakan hal positif karena Indonesia merupakan negara hukum.

Namun  ia menilai jika ada yang merasa kurang puas atau tidak setuju dengan keputusan KPU dipersilahkan kembali kepada hukum. “KPU sendiri pada prinsipnya siap karena, karena merasa telah melakukan tugas sesuai dengan regulasi,” katanya.

Adi mengajak pemimpin partai politik termasuk para bakal calon  yang tidak lolos, membantu KPU memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, agar mereka tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat mereka terjerat hukum.

Komisioner devisi logistik dan keuangan KPU Jayawijaya, Effendi Pakpahan, mengatakan surat suara akan dicetak sesuai dengan ketentuan satu pasangan calon. “Jadi, surat suara nanti akan terpampang foto Paslon, namun di bawahnya akan ada tulisan setuju dan tidak setuju,” kata Effendi.

Kertas suara itu akan menentukan sikap  rakyat Jawijaya untuk menentukan pilihan. “Itu yang silahkan dipilih masyarakat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Nduga kembali mengkontrak guru

Selanjutnya

Pemkab Yahukimo tetapkan 2018 sebagai tahun data

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2852x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2595x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1504x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1298x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe