TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pedagang pasar Pharaa diminta manfaatkan lapak yang masih kosong
  • Selasa, 13 Februari 2018 — 12:35
  • 1098x views

Pedagang pasar Pharaa diminta manfaatkan lapak yang masih kosong

"Masih banyak pedagang yang tidak memanfaatkan lapak yang sudah kami siapkan. Sementara lapak di setiap bangunan baru masih banyak yang kosong," ujar Daniel Sokoy, saat ditemui di pasar Pharaa Sentani, Senin (12/02/2018).
Para pedagang yang berjualan di depan pintu masuk pasar Pharaa Sentani - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala UPTD Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Daniel Sokoy, mengimbau masyarakat dan para pedagang rutin berjualan di pasar Pharaa Sentani, agar memanfaatkan tempat yang sudah disediakan pemerintah.  

"Masih banyak pedagang yang tidak memanfaatkan lapak yang sudah kami siapkan. Sementara lapak di setiap bangunan baru masih banyak yang kosong," ujar Daniel Sokoy, saat ditemui di pasar Pharaa Sentani, Senin (12/02/2018).

Menurutnya, dengan memanfaatkan tempat yang tersedia akan memudahkan pihaknya untuk terus memasukan data jenis barang yang dijual. Setelah didata, para pedagang dan jenis barang yang dijual akan diklasifikasikan serta dipisahkan satu dengan yang lain. 

"Sementara ini kami masih mendata barang dagangan yang dijual oleh pedagang. Dengan kehadiran pedagang di tempat yang tersedi, secara tidak langsung sudah membantu kami. Yang kami sayangkan, sampai saat ini masih banyak pedagang yang membuka lapak di pintu masuk pasar, yang sebenarnya itu bukan tempat untuk berjualan. Mereka taruh saja barang dagangannya di dekat sampah dan air yang tergenang. Sementara di gedung yang baru masih tersedia banyak lapak dan masih kosong," ungkapnya. 

Diana, seorang pedagang di pasar ini, mengatakan biasanya para pedagang mencari tempat yang mudah dilihat pembeli. 

"Sudah disampikan setiap kali oleh petugas pasar bahwa masih ada lapak kosong di dalam pasar, tapi mereka lebih suka berjualan di depan pintu masuk yang tidak ada lapaknya.  Dampaknya, bikin arus lalu lintas macet karena orang berdesak-desakan untuk masuk ke pasar," jelasnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Nasib pangan lokal Papua di tangan Pemerintah

Selanjutnya

Melihat potensi dan proses pengeringan kopra di Kampung Domande

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat