Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Venue dayung PON di danau love, masyarakat Putali mendukung
  • Selasa, 13 Februari 2018 — 22:06
  • 1196x views

Venue dayung PON di danau love, masyarakat Putali mendukung

"Tinggal tehnical delegate dari PB PODSI Pusat sekitar awal Maret rencana tinjau langsung lokasinya," Yusuf menginformasikan.
Kadisorda Papua ketiga dari kirim foto bersama Ondoafi Putali, Nulce Oktovianus Monim dan rombongan – Jubi/Jean bisay
Jean Bisay
Editor :
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Masyarakat Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura mendukung pembangunan venue cabang olahraga (cabor) dayung.

"Kepala kampung Putali melaporkan potensi lokasi dayung dimana satu dekat telaga di danau love dan satunya lagi di Hanele Putali," kata Sekjen PB PON-Peparnas Papua, Yusuf Yambe Yabdi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/2/2018).

"Tinggal tehnical delegate dari PB PODSI Pusat sekitar awal Maret rencana tinjau langsung lokasinya," Yusuf menginformasikan.

Ondoafi Putali, Nulce Oktovianus Monim menambahkan banyak sisi positif dibangunnya venue cabor dayung tersebut, sebab banyak generasi muda memiliki potensi untuk diorbitkan menjadi atlet PON Papua maupun menambahkan nilai ekonomi di kampung Putali.

“Hampir 20 tahun atlet dayung dan pelatih kami banyak dari kampong. Kami minta untuk membangun salah satu venue dayung di Putali, supaya generasi muda punya ruang dan bisa di di didik menjadi generasi yang tangguh dan mampu dari nilai sehat olahraga karena banyak anak-anak danau putus sekolah,” katanya.

Oktovianus Monim yang juga mantan atlet dayung ini pun meminta pemerintah daerah (pemda) dapat memikirkan hal tersebut dengan menjadikan Kampung Putali sebagai barometer cabang olahraga dayung di Papua.

“Bukan bangun di Putali karena banyak atlet, tidak terpakai jadi dikirim ke daerah lain seperti Jawa Timur dan Banten. Contoh atlet nasional Indonesia Jaspen Mahue dari Kampung Putali tidak terpakai disini. Jadi salah satu kami minta supaya anak-anak kami bisa kembali untuk pertahankan Papua pada PON 2020,” ujarnya.

Nulce optimis sebagai tuan rumah PON, Papua dapat masuk dalam tiga besar PON 2020 bahkan untuk cabang olahraga (cabor) dayung bisa menyumbangkan 20 medali emas bagi Papua.

“Itu motivasi kami, sebab kami mau danau disentuh dari cabor dayung, supaya banyak hal yang bisa kita ciptakan yakni lapangan kerja, namun saat ini dayung kurang disentuh, tapi lewat ini generasi muda dapat tercipta dari olaharaga dayung,” akunya.

Nulce berharap fasilitas venue dayung segera dibangun dengan begitu generasi muda di Kampung Putali maupun sekitarnya bisa menjadi atlet handal dan berprestasi serta tidak lagi banyak anak sekolah yang putus sekolah.

“Kalau banyak anak-anak yang berprestasi mereka bisa main di Papua, tidak lagi di luar Papua. Saya mengajak adik-adik yang di luar harus kembali seperti Spint Mahue, Since Yoom, Erwin Monim untuk bermain bagi Papua di PON XX, sebab ini merupakan harga diri orang asli Papua,” demikian Nulce Oktovianus Monim. (*)

loading...

Sebelumnya

Dua atlet bisbol Papua ikut seleknas Asian Games

Selanjutnya

Lima agenda penting PB PON Papua tahun ini

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe