close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Suku Wate gelar musyawarah besar
  • Rabu, 14 Februari 2018 — 20:45
  • 1520x views

Suku Wate gelar musyawarah besar

Mubes dengan tema  Biarkan kami berdiri tegak di atas tanah leluhur, diikuti oleh tujuh kampung masyarakat Wate yang tersebar di Kabupaten Nabire, memilih dan mengukuhkan Alex Raiki sebagai kepala suku.
Jhon N. R. Gobai saat mengukuhkan Kepala Suku Wate, Alex Raiki. Selasa (13/02/2018) – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Masyarakat suku Wate, Kabupaten Nabire, menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I dengan agenda  memilih secara langsung kepala suku paska meninggalnya kepala suku lama, Didimus Waray.

Mubes dengan tema  Biarkan kami berdiri tegak di atas tanah leluhur, diikuti oleh tujuh kampung masyarakat Wate yang tersebar di Kabupaten Nabire, memilih dan mengukuhkan Alex Raiki sebagai kepala suku.

”Ini merupakan yang pertama kalinya suku Wate menggelar Musyawarah sejak Tuhan mempercayakan orang Wate hidup di atas Tanah ini,” ujar Ketua Panitia penyelenggara, Otis Money, kepada Jubi di Nabire. Selasa (13/02/2018)

Ia menyebutkan almarhum kepala suku Didimus Waray sebelumnya dipilih secara kekeluargaan. “Waktu itu mereka kumpul lalu lihat siapa yang tertua dan dipercayakan menjabat sebagai Kepala Suku. Akhirnya almarhum di percayakan,” kata Otis menambahkan.

Sedangkan musyawarah yang dilakukan  selasa lalu melibatkan seluruh masyarakat Suku Wate dari tujuh kampung, bahkan anggota suku yang sudah kawin keluar dari orang Wate turut di undang.

Dia berharap, kepala suku terpilih memuluskan segala hubungan dengan Masyarakat adat suku Wate bisa dilaksanakan. “Kami sangat mengharapkan kepala suku difinitif  agar bisa menjadi payung untuk masyarakat,” katanya.

Harapan itu terkait persoalan di tengah masyarakat yang dihadapi suku Wate saat ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, I Wayan Mintawa, menyebut musyawarah itu momen sejarah baru dalam pemilihan kepala suku Wate yang baru pertama kali dilaksanakan.

“Ini baru pertama kali dan Pemerintah berharap Kepala Suku baru dapat menjadi pemimpin yang nantinya akan menakodai segenap warga masyarakat suku besar Wate di Kabupaten Nabire maupun di luar Nabire,” kata I Wayan

Ia menilai musyawarah itu merupakan kegembiraan bagu suku Wate. “Maka perbedaan aspirasi sebagai modal untuk membangun masyarakat Wate yang lebih baik ke depan,” kata I wayan menambahkan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pengunjung obyek wisata Biak keluhkan pungutan parkir

Selanjutnya

Kampung Biawer siap jadi objek wisata mancanegara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4915x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4251x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2483x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2432x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe