Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Klemen Tinal: Bupati Markum, tolong proteksi masyarakat Keerom dari miras
  • Selasa, 20 Februari 2018 — 19:13
  • 1058x views

Klemen Tinal: Bupati Markum, tolong proteksi masyarakat Keerom dari miras

"Kami juga mengharapkan bupati untuk mendukung penuh Perdasi Nomor 15/2013 tentang pelarangan produksi, pengedaran dan penjualan minuman keras (miras) serta membentuk tim pengawasan gabungan tetap, di pintu masuk Kabupaten Keerom dalam rangka memproteksi rakyat Papua dan lebih khusus masyarakat Keerom," katanya.
Muhammad Markum wakil bupati Keerom yang telah dilantik menjadi bupati menggantikan Celcius Watae yang telah meninggal dunia - Jubi/id.wikipedia.org
ANTARA
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wakil Bupati Keerom Muhammad Markum akhirnya resmi menjabat sebagai Bupati setempat, yang melanjutkan periode 2016-2021 menggantikan Bupati sebelumnya Celcius Watae yang meninggal dunia pada 10 Januari 2018. Markum dilantik menjadi bupati oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Gedung Negara di Jayapura, Selasa (20/2/2018).

Dihadapan sejumlah Forkopimda dan sejumlah hadirin Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengharapkan agar Bupati yang baru yakni Muhammad Markum  dapat melaksanakan tugas yang telah diberikan dengan baik, dan sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 tentang Pemerintahan Daerah.

"Dalam undang-undang ini menjelaskan khusus tentang tugas dan wewenang kepala daerah yang diatur dalam pasal 65 yakni memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah," katanya.

Menurut Klemen, kewenangan ini berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, untuk menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJPD, RMJMD dan menetapkan RKPD.

"Kami juga mengharapkan bupati untuk mendukung penuh Perdasi Nomor 15/2013 tentang pelarangan produksi, pengedaran dan penjualan minuman keras (miras) serta membentuk tim pengawasan gabungan tetap, di pintu masuk Kabupaten Keerom dalam rangka memproteksi rakyat Papua dan lebih khusus masyarakat Keerom," katanya.

Selain proteksi terhadap minuman keras, dan menjaga kondusifitas keamanan di Papua, Klemen Tinal juga berharap, agar Kabupaten Keerom sebagai daerah penyangga di wilayah Mamta pada penyelenggaraan PON XX 2020 nanti, bisa mempersiapkan para atlet guna menyukseskan kegiatan tersebut.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres, Dandim, tokoh adat, agama, pemuda, masyarakat dan perempuan yang telah memberikan kontribusi positif kepada pemerintah sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan keamanan di Kabupaten Keerom dapat berjalan dengan baik," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Taman Jokowi Skyline banyak dikunjungi publik

Selanjutnya

Pemkot Jayapura akui pengaduan masyarakat penting

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 8337x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6336x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5956x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4185x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe