Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kapolda: Tahapan awal pilkada Papua kondusif
  • Selasa, 20 Februari 2018 — 21:05
  • 924x views

Kapolda: Tahapan awal pilkada Papua kondusif

Boy Rafli mengakui personel Polri yang terlibat dalam penanganan pengamanan pilkada serentak di wilayah hukum Polda Papua mengutamakan pendekatan persuasif, dan hanya menggunakan peluru hampa, itupun digunakan jika terdesak.
Kapolda Papua Irjen (Pol) Boy Rafli Amar - Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak, Jubi - Kapolda Papua Irjen (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, situasi kamtibmas masih kondusif pasca penetapan pasangan calon hingga pengundian nomor urut peserta pilkada di provinsi dan tujuh kabupaten. Boy juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, terkait kondusifitas yang telah diciptakan pra dan pasca penetapan pasangan calon ini.

"Saya harapkan pesta demokrasi rakyat harus membawa kesejahteraan masyarakat bukan malapetaka bagi warga. Karena itu setiap pasangan calon kepala daerah, tim sukses serta parpol pengusung pasangan calon harus mendidik masyarakat secara benar dalam berdemokrasi," kata Irjen (Pol) Boy Rafli, di Biak, Selasa (20/2/2018).

Boy Rafli mengakui personel Polri yang terlibat dalam penanganan pengamanan pilkada serentak di wilayah hukum Polda Papua mengutamakan pendekatan persuasif, dan hanya menggunakan peluru hampa, itupun digunakan jika terdesak.

Dalam penanganan pilkada serentak lanjut Boy, para personel Polri telah dibekali dengan standar operasional prosedur dalam menangani setiap konflik yang mencuat di masyarakat.

"Pilkada damai demokrasi dan bermartabat yang menjadi harapan dan keinginan semua elemen masyarakat, harus kita wujudkan dengan melaksanakan tahapan pilkada sesuai aturan hukum yang berlaku," ujar Boy Rafli.

Sementara, terkait penanganan laporan kasus ijazah palsu di pilkada serentak 2018, mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini mengatakan, hal itu merupakan ranahnya lembaga penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu setempat.

"Sampai saat ini Polda Papua belum menerima laporan terkait penanganan ijazah palsu pasangan calon kepala daerah, ya ini harus ditanyakan kepada KPU dan Bawaslu, apakah proses ini sudah ada unsur pidananya atau tidak," ujar Boy.

Ditanya mengenai pilkada di Biak Numfor, Boy mengatakan, selama pemantauan tim Polda Papua sejak saat pendaftaran, penetapan, pengundian serta memasuki tahapan kampanye saat ini masih aman, lancar dan kondusif.

"Saya harapkan pilkada serentak 2018 di Kabupaten Biak Numfor dapat menjadi contoh untuk daerah ini, ya ini perlu mendapat dukungan semua elemen masyarakat, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakat, pasangan calon serta simpatisan calon kepala daerah," katanya.

Sementara itu, peserta pilkada di Biak Numfor telah mendapatkan nomor urut, yakni nomor urut satu pasangan calon Andreas Msen-Yustinus Noriwari (Senior), nomor urut dua pasangan calon Herry Ario Naap-Nehemia Wospakrik (Han-New). Sedangkan nomor urut tiga yakni pasangan calon Nicodemus Ronsumbre-Akmal Bachri (Normal). (*)

loading...

Sebelumnya

TPN-PB Paniai bantah bakal kacaukan Pilkada

Selanjutnya

Lima bom ditemukan warga Sentani

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe