TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Marak uang palsu, BI gencarkan sosialisasi
  • Rabu, 21 Februari 2018 — 08:04
  • 599x views

Marak uang palsu, BI gencarkan sosialisasi

“Kami akan kita akan melakukan upaya secara masif tak hanya lewat radio tapi dengan membagikan leaflet di dua pasar sentral Kota Jayapura seperti Pasar Hamadi dan  Pasar Youtefa terkait pengenalan uang rupiah,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Joko Supratikto, Selasa (20/2/2018). 
Ilustrasi uang palsu – Jubi/merdeka.com
Sindung Sukoco
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Maraknya peredaran uang yang diragukan keasliannya sebagai alat tukar di tengah masyarakat Kota Jayapura membuat Bank Indonesia perwakilan Papua akan turun melakukan sosialisasi terkait keaslian uang rupiah.

“Kami akan kita akan melakukan upaya secara masif tak hanya lewat radio tapi dengan membagikan leaflet di dua pasar sentral Kota Jayapura seperti Pasar Hamadi dan  Pasar Youtefa terkait pengenalan uang rupiah,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Joko Supratikto, kepada wartawan, usai acara sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional, di sebuah hotel di Kota Jayapura, Selasa (20/2/2018). 

Ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada dengan uang palsu atau diragukan keasliannya yang telah menyebar di Kota Jayapura dan ramai dibicarakan khalayak umum dan di sosial media.

Joko minta dalam momentum peningkatan ekonomi seperti Lebaran, Natal, atau Imlek serta pilkada membuat  oknum mencoba-coba dengan tujuan yang bermacam-macam. 

Oleh sebab itu, kata Joko, untuk politik dan macam-macamnya, tak hanya BI, tapi juga stakeholder lain, bahkan hingga ke tingkat masyarakat atau konsumen akan mengantisipasinya.

Sebelumnya, Kapolres Kota Jayapura, Gustaf R Urbinas, mengatakan kejadian pertama di tahun 2018 terkait dengan ditemu dan dilaporkannya uang palsu di Kota Jayapura akan terus didalami dan dikembangkan.

“Saat ini kami sedang memeriksa beberapa saksi seperti korban dan 2 saksi lainnya,” katanya. 

Ia mengakui belum ada lagi temuan lain. Bulan Januari lalu baru satu kejadian dengan ditemukan tiga lembar uang pecahan Rp 50 ribu yang diragukan keasliannya. (*)  

loading...

Sebelumnya

Pemkot Jayapura dan DAMRI akan tanda-tangan MoU pasar Mama Papua

Selanjutnya

BI: Pilkada siapkan uang Rp 3 triliun 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat