Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Bea cukai Sampit musnahkan ribuan rokok ilegal
  • Rabu, 02 November 2016 — 14:43
  • 1349x views

Bea cukai Sampit musnahkan ribuan rokok ilegal

Kantor Bea Cukai Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah memusnahkan ribuan batang rokok ilegal dan ratusan botol minuman mengandung alkohol yang membahayakan kesehatan.
Ilustrasi. Pemusnahan rokok ilegal. --tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sampit, Jubi - Kantor Bea Cukai Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah memusnahkan ribuan batang rokok ilegal dan ratusan botol minuman mengandung alkohol yang membahayakan kesehatan. Rokok tidak bercukai dan minuman mengandung etil alkohol membahayakan kesehatan masyarakat tersebut merupakan hasil operasi pasar yang dilakukan KPPBC TMPC Sampit di tiga kabupaten yang ada di Kalteng, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan dan Katingan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabeanan C Hartono di Sampit, mengatakan sedikitnya ada 14.428 bungkus atau 181.400 batang rokok ilegal dan 3.454 minuman tradisional tanpa merek dan 93 botol minuman mengandung etil alkohol jenis mansion house whiskey dengan total 2.190,65 liter.

Akibat peredaran barang ilegal dan dilarang pemerintah tersebut diperkirakan negara mengalami kerugian sebesar Rp121.364.400.

Hartono mengungkapkan barang milik negara yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil lima kali penindakan yang dilakukan KPPBC Sampit periode Oktober 2015 hingga awal 2016.

Rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol tersebut harus dimusnahkan karena telah merugikan negara dan menjadi pesaing perusahaan rokok jujur atau legal. Sedangkan terhadap minuman mengandung etil alkohol dianggap dapat membahayakan kesehatan karena kandungan alkoholnya mencapai 15 persen lebih.

Dengan tidak adanya cukai pada rokok tersebut maka telah melanggar undang-undang Nomor 39 Tahun 2016 sebagai perubahan undang-undang Nomor 11 Tahun 1995. "Sebetulnya masih banyak barang bukti hasil operasi pasar yang telah kami amankan dan belum dimusnahkan, barang-barang tersebut rencananya akan dimusnahkan dan saat ini masih dalam proses pengusulan," katanya.

Hartono mengatakan terhitung sejak Februari hingga Oktober 2016 KPPBC Sampit juga telah melakukan penindakan sebanyak 33 kali dengan jumlah barang hasil penindakan sebanyak 14.493 bungkus rokok berbagai merek. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemda Sampit diminta perketat pengawasan hewan liar

Selanjutnya

Angkutan udara dominasi mobilitas orang di Kalimantan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe