Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ibukota
  3. Pemerintah berkomitmen kurangi sampah plastik di laut
  • Rabu, 02 November 2016 — 14:45
  • 1792x views

Pemerintah berkomitmen kurangi sampah plastik di laut

Pemerintah Indonesia berkomitmen menangani masalah sampah plastik yang mengotori lautan melalui Pertemuan Serpihan Plastik Laut Indonesia (Indonesia Marine Plastics Debris Summit).
Sampah plastik memenuhi lautan. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Pemerintah Indonesia berkomitmen menangani masalah sampah plastik yang mengotori lautan melalui Pertemuan Serpihan Plastik Laut Indonesia (Indonesia Marine Plastics Debris Summit). Menurut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam pertemuan tersebut, sampah plastik yang dihasilkan manusia selama ini dapat menjadi masalah besar.

"Kita ini kadang tidak sadar 80 persen plastik di laut itu datangnya dari darat. Penduduk dunia sekarang 8 miliar jiwa, nanti bisa 10 miliar, plastik tentu akan bertambah. Kita harus ingatkan, plastik itu dimakan ikan, ikannya kita makan. Menurut sains, dalam waktu lama itu bisa mengubah DNA manusia," katanya.

Luhut menuturkan, pertemuan internasional yang digelar atas kerja sama Kemenko Kemaritiman, Kedutaan Besar Denmark dan Bank Dunia itu diharapkan dapat menghasilkan rencana konkret untuk mengatasi masalah sampah plastik lautan di Indonesia dan seluruh dunia.

Sejumlah upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak buruk sampah plastik lautan, seperti meningkatkan kedisiplinan masyarakat hingga mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah. “Negara-negara Eropa siap berinvestasi di bidang ini di Indonesia. Pemerintah juga akan beri insentif sehingga harga listrik dari sampah ini dihargai sekitar 13-16 sen per kwh, lebih tinggi dari listrik batubara yang 9 sen per kwh agar sampah tidak dibuang ke laut, tetapi diproses (jadi listrik)," jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pekerja Chevron tuntut pesangon

Selanjutnya

Indonesia seriusi industri pertahanan siber

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat