Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Warga Dobonsolo keluhkan tumpukan sampah di dermaga Yahim
  • Kamis, 22 Februari 2018 — 18:41
  • 825x views

Warga Dobonsolo keluhkan tumpukan sampah di dermaga Yahim

"Kondisi ini bukan baru terjadi. Kami berharap ada solusi dari pihak berwenang terkait sampah yang turun ke danau Sentani. Yang hidup di pesisir danau ini juga manusia bukan binatang," ungkap Yonas, seorang warga kampung Yahim, dengan nada kesal.
Sampah yang terapung di dermaga Yahim kelurahan Dobonsolo - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Warga Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani, mengeluhkan tumpukan sampah di dermaga Yahim, setiap hujan turun mengguyur kota Sentani dan sekitarnya. Tumpukan sampah itu terbawa arus sungai yang bermuara di Danau Sentani.

"Sampah plastik, pembalut, popok bayi, kaleng bekas oli , dan masih banyak lagi sampah lain seperti sisa makanan dari warung-warung yang diisi dalam kantong plastik, semuanya menumpuk di dekat dermaga ini," kata Yonas, seorang warga kampung Yahim, yang ditemui Jubi di Yahim, Kamis (22/2/2018).

Yonas mengaku warga masyarakat sering bergotong royong membersihkan sampah-sampah ini. Tetapi tetap saja sampah selalu ada karena sampah perkotaan yang turun ke danau ini mengikuti aliran sungai. 

Menurutnya, hal ini cukup mengganggu aktifitas masyarakat yang setiap hari mencari ikan di danau, termasuk mengganggu keberlangsungan hidup ikan-ikan di keramba.

"Kondisi ini bukan baru terjadi. Kami berharap ada solusi dari pihak berwenang terkait sampah yang turun ke danau Sentani. Yang hidup di pesisir danau ini juga manusia bukan binatang," ungkapnya dengan nada kesal.

Kepala Kampung Yahim, Yusak Pangkali, mengatakan Pemerintah Kampung Yahim dalam program kerjanya telah mengalokasikan sebagian anggaran untuk pembersihan dan perawatan dermaga Yahim.

"Biasanya kalau ada sampah dalam jumlah besar baru kita turun tangan bersama warga sekitar. Sebenarnya dermaga ini ingin kami tata kembali sehingga aktifitas kendaraan danau seperti motor Johnson dan speedboat dari setiap kampung mendapat tempat yang layak juga. Termasuk pembersihan sekitar dermaga dari sampah-sampah perkotaan," jelasnya.

loading...

Sebelumnya

Sejumlah pemuda kampung ikuti pelatihan pengenalan desain web 

Selanjutnya

Bupati minta bangunan liar di Pasar Pharaa secepatnya dibongkar 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat